Libur Akhir Tahun, Penyaluran MBG Tetap Berjalan

KENDARINEWS.COM — Libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) tidak menghentikan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan para siswa tetap memperoleh jatah paket makanan bergizi, meskipun kegiatan belajar mengajar sementara dihentikan selama masa libur akhir tahun.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati. Ia menjelaskan, distribusi MBG selama libur sekolah telah diatur dalam Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG Selama Libur Sekolah, yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala BGN Nomor 52.1 Tahun 2025.

“Gizi anak-anak Indonesia tidak terputus hanya karena libur sekolah. Selama masa liburan, BGN tetap mendistribusikan paket MBG, baik kepada siswa maupun kelompok rentan 3B,” ujar Khairul Hidayati dalam keterangannya, Senin (22/12/2025).

Menurutnya, keberlanjutan program MBG selama libur sekolah sangat krusial karena risiko terjadinya gizi buruk pada anak cenderung meningkat saat masa liburan. Hal tersebut dipicu oleh pola makan anak yang tidak terpantau secara optimal.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah melakukan inventarisasi lebih awal. Inventarisasi tersebut dilakukan untuk mendata jumlah siswa yang bersedia datang ke sekolah guna mengambil jatah makanan bergizi selama libur.

“Untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita seperti biasa. Untuk anak sekolah, masing-masing SPPG perlu melakukan inventarisasi, berapa banyak dan berapa sering anak-anak bersedia ke sekolah,” jelas Dadan Hindayana.

Ia menambahkan, apabila siswa atau orang tua keberatan datang ke sekolah, BGN tengah menyiapkan opsi pengiriman langsung ke rumah. Mekanisme tersebut akan disesuaikan dengan kondisi dan kesediaan masing-masing keluarga penerima manfaat.

“Untuk sisa hari, jika siswa bersedia datang ke sekolah dibagikan ke sekolah. Jika tidak, perlu mulai didata mekanisme pengantaran ke rumah-rumah atau diambil di SPPG,” terangnya.

Guna menjaga kualitas dan keawetan makanan selama masa libur, BGN juga melakukan penyesuaian menu. Pada empat hari pertama liburan, siswa akan mendapatkan paket makanan siap santap dengan bahan yang berkualitas.

“Awal libur diberikan makanan siap santap untuk maksimal empat hari dengan menu berkualitas seperti telur, buah, susu, abon, atau dendeng,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan