ASR-Hugua Tegaskan Komitmen Bangun Pemerintahan Bersih di Sultra

KENDARINEWS.COM — Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR), melalui Wakil Gubernur Ir. Hugua, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra untuk membangun pemerintahan bersih dan berintegritas. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Road to Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 Tingkat Kota Kendari, di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari, Kamis (4/12/2025).

Kegiatan bertema nasional “Satukan Aksi, Basmi Korupsi” ini dihadiri Plt. Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI Agung Yudha Wibowo, Direktur Wilayah IV Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK RI Edi Suryanto, Ketua DPRD Sultra, unsur Forkopimda, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, pejabat TNI/Polri, pimpinan BUMD, akademisi, serta camat dan lurah se-Kota Kendari.

Wakil Gubernur Hugua menyampaikan apresiasi kepada KPK atas pendampingan pemerintah daerah dalam memperkuat pencegahan korupsi. Ia menekankan, peringatan HAKORDIA setiap 9 Desember menjadi momentum strategis membangun kesadaran kolektif.

“Korupsi adalah ancaman besar bagi pembangunan, merugikan masyarakat, dan melemahkan kepercayaan publik. Pemberantasan korupsi membutuhkan komitmen kolektif, sinergi, dan kolaborasi seluruh komponen bangsa,” tegas Hugua.

Ia menilai, tema HAKORDIA 2025 sejalan dengan komitmen Pemprov Sultra di bawah kepemimpinan ASR-Hugua untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi. Road to HAKORDIA di Kendari menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menggalang gerakan anti korupsi secara masif.

Hugua mengajak seluruh pihak menjadikan kegiatan ini sebagai refleksi komitmen kejujuran dan transparansi dalam layanan publik, penguatan kolaborasi pemerintah, penegak hukum, dunia usaha, dan masyarakat, implementasi nyata pendidikan anti korupsi, serta dorongan terhadap transparansi dan akuntabilitas pemerintahan daerah.

“Pencegahan dan pemberantasan korupsi harus menjadi prioritas, bukan wacana. Pemprov Sultra mendukung penuh seluruh rangkaian Road to HAKORDIA sebagai langkah memperkuat fondasi integritas pemerintahan,” jelasnya.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Pemerintah Kota Kendari bersama aparat penegak hukum terkait penanganan pengaduan dan komitmen integritas, serta peluncuran aplikasi Pengadaan Lapor APIP.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran menegaskan, peringatan HAKORDIA 2025 bukan sekadar mengikuti agenda nasional, tetapi bentuk kesungguhan Kota Kendari menjaga integritas.

“‘Satukan Aksi, Basmi Korupsi’ bukan hanya slogan, tetapi panggilan moral. Korupsi merampas hak rakyat dan merusak keadilan. Budaya anti korupsi harus menjadi bagian dari perilaku ASN sehari-hari,” tegas Siska.

Ia menambahkan, nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan transparansi harus meresap dalam tindakan seluruh aparatur sipil negara. “Integritas bukan diajarkan, tetapi harus diteladankan. Kota Kendari akan bergerak mantap memelihara budaya anti korupsi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan