KENDARINEWS.COM–Di tengah penyelenggaraan Expo Inovasi Desa 2025 di alun-alun STQ Unaaha, Bupati Konawe Yusran Akbar menggelar rapat evaluasi, Sabtu (8/11/2025). Dalam kesempatan itu, Bupati Yusran mengapresiasi antusias para kepala desa dalam penyelenggaraan Expo Inovasi Desa 2025.
Bupati Yusran mengatakan Expo Inovasi Desa menjadi wadah yang efektif bagi desa-desa di Konawe untuk menampilkan potensi dan inovasi masing-masing. “Expo ini telah menjadi ajang positif dan momemntum menumbuhkan semangat kemandirian dan kreativitas desa. Pemerintah daerah tentu akan terus mendukung kegiatan seperti ini,” ujar Bupati Yusran dalam rapat evaluasi.

Menurut Bupati Yusran Expo Inovasi Desa bukan sekadar pameran, tetapi kompetisi yang akan menentukan desa terbaik dalam pengelolaan produk dan inovasi. Sebagai bentuk apresiasi akan dipilih 6 desa terbaik dan akan diberikan hadiah serta penghargaan. “Supaya lebih semangat, kami siapkan tanda mata bagi enam desa terbaik,” ungkapnya.
Dalam rapat evaluasi yang dihadiri Wakil Bupati Syamsul Ibrahim, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Konawe Fachrizal, S.H., Sekretaris Daerah Konawe Ferdinand Sapan, Ketua Panitia Expo Muhammad Akbar, dan pada pimpinan OPD Pemda Konawe itu, Bupati Yusran menekankan pentingnya desa-desa untuk terus berkembang agar dapat menjadi desa mandiri sekaligus menjadi contoh bagi desa lain.

Salah satu poin penting dalam penilaian adalah transparansi anggaran yang hingga kini masih menjadi kelemahan di beberapa desa. “Belum adanya transparansi anggaran menjadi catatan penting. Ini harus benar-benar diperhatikan,” tegas Bupati Yusran.
Selain evaluasi terhadap Expo Inovasi Desa, rapat tersebut juga membahas sosialisasi program bantuan santunan kedukaan senilai Rp2 juta, dan rencana penyelenggaraan Expo UMKM Konawe 2026 yang akan digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe pada Maret 2026.

Dalam kesempatan itu Bupati Yusran juga meminta kepala desa untuk lebih responsif terhadap kondisi sosial masyarakat. Ia mengingatkan agar pemerintah desa segera berkomunikasi dengan Bagian Kesra apabila ada warga kurang mampu yang meninggal dunia, karena telah disiapkan bantuan pemakaman.
Bupati Yusran juga berkomitmen menekan angka kemiskinan di pedesaan, Bupati menegaskan bahwa pemerintah desa merupakan ujung tombak dalam pengumpulan dan pembaruan data. Ia meminta agar seluruh kepala desa melakukan perbaikan data secara akurat.
Sementara itu, Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim menegaskan agar program bantuan santunan kedukaan disalurkan secara cepat, tepat, dan merata kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Saya imbau agar bantuan ini disalurkan tepat sasaran. Jangan sampai ada diskriminasi dalam penyaluran, karena seluruh masyarakat Konawe berhak mendapatkan bantuan tersebut,” ujar Wakil Bupati Syamsul.

Mantan Anggota DPRD Sultra itu menekankan pentingnya pembaruan data kependudukan, karena masih ditemukan warga yang telah meninggal dunia namun belum terhapus dari sistem. “Saya juga mengingatkan pemerintah desa untuk terus melaksanakan program prioritas seperti penanganan stunting dan peningkatan gizi anak,” ungkapnya.
Kajari Apresiasi Expo Inovasi Desa
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Konawe Fachrizal, S.H mengapresiasi pelaksanaan Expo Inovasi Desa 2025 yang mencerminkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa (DD). “Expo ini menjadi ruang terbuka yang menunjukkan dana desa digunakan untuk kegiatan produktif dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

dalam rapat evaluasi Expo Inovasi Desa di alun-alun STQ Unaaha, Sabtu (8/11/2025).
Sementara itu, Sekda Konawe Ferdinand Sapan menjelaskan Expo Inovasi Desa bertujuan utama untuk memastikan transparansi penggunaan dana desa. Selain itu, bertujuan memberikan ruang bagi desa untuk menampilkan inovasi dan potensi unggulan. “Expo ini juga menjadi media komunikasi langsung antara desa dan instansi terkait dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban,” ujarnya.
Menurut Sekda Ferdinand, melalui Expo Inovasi Desa ini, setiap pemerintah desa dapat menyampaikan laporan secara terbuka dan berkoordinasi langsung dengan instansi terkait, sehingga tercipta transparansi dan akuntabilitas. (adv)
































