Pj Gubernur Sultra : ASN Hanya Boleh Berpose Tangan Mengepal

KENDARINEWS.COM — Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi Pemilu 2024. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi di Jakarta pada Jumat kemarin (17/11/2023), yang diikuti sesuai arahan Menteri Dalam Negeri RI.

Andap menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 22 Tahun 2022 yang memberikan pedoman dalam membina dan mengawasi netralitas Pegawai ASN selama penyelenggaraan Pemilu. Dalam konteks ini, Andap menekankan pentingnya pose foto ASN yang harus netral, dengan tangan mengepal sebagai satu-satunya pose yang diizinkan.

“Para ASN diharapkan agar berhati-hati saat berfoto. Jangan sampai pose foto terlihat seakan memberikan dukungan politik. Posisi tangan yang netral adalah tangan mengepal,” kata Andap dari Kantor Gubernur Sultra, Minggu (18/11).

Andap juga menguraikan beberapa pose foto yang dilarang, antara lain gaya tangan dengan satu jempol diangkat ke atas, menyimbolkan menelpon, membentuk simbol ‘Ok’ dengan jari tengah, serta pose ‘peace’. Sebaliknya, pose tangan mengepal menjadi satu-satunya yang diperbolehkan.

Pemprov Sultra telah mengambil langkah-langkah konkret dalam memastikan netralitas ASN. Andap telah menandatangani Surat Edaran Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 200.2.1/6589 Tahun 2023, yang mengatur tentang netralitas Pegawai ASN pada penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sultra.

“Kita sudah melakukan Deklarasi Pemilu Damai, Deklarasi Netralitas ASN, melakukan Sosialisasi Kebijakan Netralitas ASN, dan Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas ASN bersama Bupati/Walikota se-Sultra,” tutup Andap. (rls/ryl)

Tinggalkan Balasan