Pemkot Bakal Tertibkan Baliho dan Spanduk Caleg

KENDARINEWS.COM–Pemerintah Kota Baubau melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam waktu dekat akan menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) dalam bentuk baliho maupun spanduk Partai Politik (Parpol) dan Calon Legislatif (Caleg) yang tidak sesuai aturan.

Hal itu dilakulan menyusul hasil rapat koordinasi bersama yang melibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Baubau, Badan Pemgawas Pemilu (Bawaslu) Kota Baubau , Polres Baubau, DiNas PUPR, Kesbangpol serta peserta partai politik pemilu tahun 2024 dan OPD terkait beberapa waktu lalu di kantor KPU Kota Baubau.

Kepala Bidang Ketertiban Umum Satuan Pol PP kota Baubau Muh. Husni menyampaikan, melalui rakor itu, pihak penyelenggara Pemilu telah menghimbau agar dilakukan penertiban atas baliho dan spanduk yang menyalahi aturan. Olehnya itu, dia memastikan pihaknya akan menindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku yakni dengan Perda kebersihan, ketertiban, dan keindahan.

“Kepada para peserta pemilu yang ada spanduk atau balihonya yang terpasang di tempat tempat terlarang agar segera menurunkan sendiri, karena Minggu depan kita akan turun lapnganmenyisir kembali sepanjang jalan kota Baubau, jika masih ada yang melanggar maka kami akan merunkan tanpa tebang pilih” katanya.

Terpisah, Ketua KPU Kota Baubau La Ode Supardi mengatakan pihaknya sengaja menggelar rakor sebagai langkah penyatuan pemahaman terkait pemasangan alat peraga kampanye serta sosialisasi dalam menghadapi pesta demokrasi.

“Kita sudah melihat dan menerima laporan terkait alat peraga kampanye yang sudah terpasang disepanjng pinggiran  jalan  kota baubauseperti spanduk atau baliho bacaleg dari DPRD kota, provinsi, DPR RI,DPD serta presiden,” katanya saat dijumpai di halaman kantor KPU kota Baubau.

Lanjut Supardi, pihaknya juga mengimbau agar parpol peserta Pemilu 2024 untuk tidak memasang alat peraga kampanye di tempat ibadah, fasilitas umum lainnya hingga fasilitas negara. Dengan demikian  penertiban ini dilakukan dalam menghadapi pelaksanaan Pemilu 2024

“Kami dari KPU menghimbau kepada teman teman peserta pemilu agar tidak memasang alat peraga sosialiasinya sebagaimana ketentuan pasal 70 dan pasal 71 tadi ,baik bahan kampanye dan alat kampanye tadi,”tambahnya

Dia mengaku, KPU memang belum punya kewenangan untuk menurunkan baleho peserta pemilu dikarenakan kampanye baru akan dimulai pada tanggal 28 November 2023 mendatang.

“Kalaupun terjadi pelanggaran bukan lagi gawaiannya kita. Kita hanya menghimbau dan menyampaikan regulasi tetapi ketika terjadi pelanggaran maka ada rananya bawaslu, dan dinas PUPR dan dinas POL pp, dan Bawaslu pun sudah menyampaikan bahwa kami hanya sebatas pencegahan,” pungkasnya. (mel/kn)

Tinggalkan Balasan