Pengumuman DCS “Jagoan Parpol” 19 Agustus

KENDARINEWS.COM–Tahap perbaikan berkas Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Partai Politik peserta Pemilu, 9 Juli. Tercatat sebanyak 18 Parpol peserta Pemilu kompak mengembalikan berkas perbaikan “jagoannya” yang di dorong bertarung di Pemilu 2024. Fase selanjutnya yakni verifikasi perbaikan dokumen syarat Bacaleg dimulai 10 Juli-6 Agustus 2023. 

Ketua KPU Sultra Asril mengatakan, semua parpol peserta Pemilu telah mengembalikan berkas perbaikan bacaleg yang didaftarkan sebelumnya. Berikutnya, akan ditempuh tahap verifikasi perbaikan dokumen syarat bacaleg yang dimulai 10 Juli (Kemarin,red) sampai 6 Agustus 2023./ 

“Jadi akan diteliti kembali berkas hasil perbaikan dari para bacaleg masing-masing parpol. Secara prinsip apa yang disyaratkan dalam pencalonan wajib terpenuhi menyeluruh,” kata Asril Senin (10/7).

Terkait apakah masih ada babak perbaikan berkas untuk para bacaleg, Asril menyebut kesempatan untuk perbaikan telah ditutup sejak 9 Juli lalu. Artinya, hasil verifikasi berkas bermuara bakal ditetapkan sebagai Daftar Calon Sementara atau sama sekali tidak terakomodir dengan alasan misalnya terdapat salah satu persyaratan tidak terpenuhi. 

“Kecuali untuk mengganti bacaleg, boleh. Dengan alasan apakah meninggal dunia atau mengundurkan diri. Hal itu sesuai PKPU nomor 10,” ujarnya. 

Asril menjelaskan, untuk pergantian Bacaleg mesti sesuai persetujuan DPP dari partai politik bersangkutan. Mekanisme pergantian bacaleg serupa dengan tata cara awal dalam mengajukan figur ke DPP Parpol masing-masing. 

“Nantinya akan juga digelar uji publik untuk meminta tanggapan masyarakat terkait bacaleg masing-masing parpol,” jelas Asril. 

Paska tahap verifikasi perbaikan dokumen syarat bacaleg, selanjutnya mulai 6-11 Agustus sudah masuk tahap penyusunan Daftar Calon Sementara (DCS). Kemudian penyusunan dan penetapan DCS mulai 12-18 Agustus. 

“Untuk pengumuman DCS tanggal 19-23 Agustus 2023. Dan ini masih agak panjang prosesnya, sampai penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) yakni 4 November. Baik DPRD Kabupaten, Provinsi, DPR RI, dan DPD,” bebernya  

Asril menambahkan, para Bacaleg yang mendaftar wajib mengundurkan diri dan tidak dapat ditarik kembali pengunduran diri tersebut dari jabatan seperti Kepala Daerah maupun Wakil, PNS TNI/Polri, BUMN, BUMD, baik Komisaris, Karyawan, atau Badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara. Kepada yang bersangkutan wajib mengundurkan diri. Jika pada saat pendaftaran calon, yang bersangkutan belum diberhentikan, maka harus menyertakan surat pengunduran diri bermaterai, ditandatangani yang bersangkutan, dan tanda terima bahwa yang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri. 

“Sampai dengan 3 November 2023, harus sudah masuk surat pemberhentian. Jika tidak masuk sampai tanggal itu, maka tidak akan ditetapkan sebagai DCT,” tandasnya. (ali/kn). 

Tinggalkan Balasan