142 Calon Bintara Ikut Diktuba, Wakapolda : Jadilah Polisi Bermoral

KENDARINEWS.COM–142 calon bintara Polri di wilayah hukum Sultra, mulai menjalani pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Anggotoa. 142 siswa sekolah kepolisian tersebut bakal mengikuti pendidikan pembentukan bintara (Diktukba) di SPN Anggotoa Polda Sultra selama lima bulan lamanya sebelum dilantik menjadi anggota Polri.

Pembukaan Diktukba itu ditandai dengan upacara yang dipimpin Wakapolda Sultra Brigjenpol Waris Agono, Selasa (7/2). Hadir dalam upacara pembukaan Diktukba gelombang I TA 2023 itu, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, Kepala SPN Anggotoa Polda Sultra Kombespol Jemi Junaidi, serta sejumlah PJU Polda Sultra.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Sultra Brigjenpol Waris Agono mengucapkan selamat atas keberhasilan calon bintara Polri yang telah dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan sebagai peserta didik pada program Diktukba gelombang I TA 2023 di SPN Polda Sultra. Katanya, keberhasilan yang telah diraih calon anggota Polri tersebut, merupakan berkah dan karunia dari Tuhan YME. Serta, buah dari perjuangan panjang yang dibarengi ketekunan dan kesungguhan calon bintara Polri. Tentunya juga, keberhasilan para siswa ini tidak lepas dari doa dan dukungan orangtua dan keluarga. 

“Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan berlatih menjadi polisi sejati. Bulatkan tekad bahwa kalian dapat mengikuti dan menyelesaikan pendidikan ini dengan baik, buat bangga keluarga dan negara bahwa kalian bisa,” ujar Brigjenpol Waris Agono, memberi motivasi kepada 142 calon bintara peserta Diktukba di SPN Anggotoa Polda Sultra.

Wakapolda Sultra itu mengingatkan, hakekat pendidikan Polri bukan hanya untuk memberikan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Lebih dari itu, pendidikan Polri dimaksudkan untuk membentuk polisi yang beriman dan bertakwa kepada Sang Pencipta. Sebab baginya, pendidikan itu adalah untuk memuliakan manusia.

“Dengan demikian, penekanan utama pada kurikulum pendidikan Polri, bukan hanya kecerdasan semata. Namun, difokuskan pada pendidikan aspek karakter dengan penekanan pembentukan etika dan moral,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mengemukakan, dirinya akan terus memberikan support bagi institusi Polri, baik ditingkatan Polda Sultra maupun Polres Konawe. Dirinya juga komitmen terus mendorong generasi muda di Konawe agar lebih antusias untuk masuk menjadi anggota Polri.

“Wakapolda bilang, orang Tolaki kok sedikit amat yang jadi polisi. Saya terus terang sudah target sejak jadi Bupati itu, tiap penerimaan siswa Akademi Kepolisian (Akpol) harus ada anak Konawe yang masuk kesitu. Dan Alhamdulillah sudah ada beberapa orang Konawe lulus Akpol. Kita usahakan tiap tahun, ada anak-anak Konawe yang masuk polisi,” tandas Kery Saiful Konggoasa. (adi/kn).

Tinggalkan Balasan