oleh

Ringankan Beban Masyarakat, Kadin Gelar Pasar Murah

KENDARINEWS.COM—Jelang hari raya Idul Adha, sejumlah kebutuhan pokok merangkak naik.Kondisi itu menginisiasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin)Konawe menggelar pasar murah selama tiga hari, mulai Senin (4/7) hingga Rabu (6/7) esok.

Dalam kegiatan itu, Kadin Konawe bekerja sama dengan Pemda dan Bulog menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga relatif lebih rendah dibanding di pasaran. Pembelian komoditas bahan pangan
pokok itu dapat dilakukan warga dengan menukarkan kupon berlabel
Kadin Konawe pada panitia pasar murah.

Ketua Kadin Konawe, Yusran Akbar, mengatakan, pihaknya menyiapkan 15 ribu kupon yang telah didistribusikan lebih awal untuk menghindari kerumunan warga saat gelaran pasar murah. Katanya, untuk beras, gula dan terigu, pihaknya menyiapkan stok masing-masing 15 ton untuk dijual ke masyarakat.

“Setiap hari besar keagamaan, harga sembako pasti naik. Makanya antisipasi kita dari jauh-jauh hari, kita menggelar pasar murah dengan harga yang
sudah disepakati bersama,” ujar Yusran Akbar, saat pembukaan pasar murah yang digelar di pelataran kantor Kadin Konawe, kemarin.

Ia menuturkan, kegiatan pasar murah
itu merupakan bagian dari program kerja Kadin Konawe. Utamanya, dalam memberikan kemudahan bagi warga untuk mendapatkan barang kebutuhan
pokok yang murah menjelang Idul Kurban.

“Pasar murah ini merupakan tindak lanjut
program kerja Kadin Konawe, Pemkab dalam hal ini DisperindagKop-UMKM, serta Bulog Subdivre. Kita juga libatkan para pelaku UMKM Konawe untuk
menjajakan produknya selama gelaran pasar murah ini,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Disperindagkop-UMKM Konawe, Jahiuddin, mengapresiasi inisiatif Kadin Konawe menggelar pasar murah
sebab sangat sejalan dengan tupoksi instansi yang dipimpinnya. Apalagi, pelaku UMKM juga ikut dilibatkan dalam memasarkan hasil produksinya, sehingga bisa lebih dikenal masyarakat luas.

“Dengan begitu, Kadin sudah memfasilitasi peningkatan sektor UMKM di Konawe. Tapi yang paling pokok, pasar murah
ini yaitu untuk menjaga kestabilan harga dan menekan inflasi daerah,”beber Jahiuddin.

Sebagai informasi, dalam pasar murah itu warga bisa memeroleh beras 5 kg seharga Rp 35 ribu. Gula pasir Rp 11 ribu per kg, tepung terigu Rp 10 ribu per kg, telur Rp 48 ribu per rak, serta minyak goreng seharga Rp23 ribu perliter. (kn)

Komentar

Tinggalkan Balasan