oleh

Bahri : Mutasi Jabatan Tunggu Izin Mendagri

KENDARINEWS.COM — Desas desus terkait rotasi dan mutasi pejabat lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Muna Barat (Mubar) akhirnya jelas. Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat (Mubar), Bahri membenarkan hal itu. Bahwa perubahan komposisi kabinet di daerah yang dipimpinnya itu akan dilakukan. Prosesnya sudah berjalan dan tinggal menunggu izin dari Kemetrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Saya sudah lapor kepada Gubernur Sultra melalui pak Sekda. Kita jugga sudah berkoordinasi dengan Kemendagri. Kemudai kita akan bertemu Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Rabu ini di Kendari karena mereka (KASN, red) ada monef di sana,” kata Bahri saat ditemui di kantornya Senin (13/6).

Pj Bupati Mubar, Bahri

Koordinasi bersama Mendagri dilakukan terkait penyampaian izin untuk melakukan rotasi dan mutasi pejabat. Dimana, struktur kabinet yang telah ada saat ini akan dirombak sebagai upaya menata ulang struktur pemerintahan di Mubar. “Kita tinggal tunggu persetujuan Medagri. Surat dari Komisi Aparatur ASN sudah ada dan menyampaikan rekomendasi pada jabatan yang sama atau setara. Yang penting tidak boleh non job,” terangnya.

“Yang defenitif (pejabat eselon II yang sudah terlanjut menjabat) bisa kena juga (rotasi). Kita lihat seperti apa kompetensinya (para kadis) karena sebelumnya kita perna ada Job Fit. Makanya saya serahkan ke Pak Sekda untuk menyusunnya,” sambung Direktur Perencanaan Anggaran Daerah, Kemedagri itu.

Bahri menyebut, bahwa tugasnya sebagai Pj Bupati tidak boleh melakukan Mutasi. Tetapi atas izin Gubernur dan Mendagri, maka ia akan melakukanya. Karena semua itu dalam rangka menindak lanjuti perintah Undang-Undang. Mulai dari adanya rekomendasi KASN terkait pengembalian pejabat yang dinonjob, perintah Undang-Undang tentang penyetaraan jabatan, hingga menjalankan perintah Peraturan Daerah (Perda) tentang pengisisn empat OPD yang baru terbentuk.

“Jadi kita lakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk komposisi kabinet belum ada. Akan tetapi kita akan percepat karena semua ini berkaitan dengan serapan anggaran,” tutup Mubar satu itu.

Sementara itu, sebelumnya Sekretaris Kabupaten (Sekab) Mubar LM. Husein Tali mengungkapkan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk persiapan rotasi dan mutasi pejabat. Termasuk soal penyusunan komposisi pejabat baru. Hanya saja ia, masih enggan memberikan bocoran. “Intinya adalah menindak lanjuti rekomendasi KASN tentang pengembalian pejabat eselon II yang dinonjob. Tetapi rotasi dan mutasi juga ada. Yang jelas pak bupati sampaikan tidak ada nonjob. Kemudian mengenai izin Mendagri kita sudah ajukan dan kita tinggal menunggu,” pungkasnya. (ahi)

Komentar

Tinggalkan Balasan