Pemkab Mubar Bakal Putuskan Kontrak PPPK yang Malas Bekerja

KENDARINEWS.COM — 120 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemkab Muna Barat (Mubar). Penerimaan pegawai di Kabupaten Muna Barat (Mubar) 2021. 114 guru dan enam tenaga non guru yang dinyatakan lulus seleksi PPPK telah menuntaskan penandatanganan kontrak bersama Pemkab selama lima tahun. Kontrak mereka bisa dihentikan, bila malas bertugas. “Kontraknya bisa diperpajangan dan tidak. Misalkan, pegawai yang bersangkutan berhalangan tetap (telah meninggal dunia) maka kontraknya dihentikan. Juga bila tidak melaksanakan tugas atau malas maka kontraknya bisa dihentikan dan itu tidak tunggu sampai lima tahun. Bisa saja kontraknya diakhiri dalam jangka satu tahun,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mubar, La Ode Buke saat ditemui di ruang kerjanya Jum’at (10/6).

Tak hanya PPPK, namun 79 CPNS yang dinyatakan lulus seleksi tahun lalu, akan menerima SK 100 persen. Sementara tiga orang yang masuk Sekolah Tinggi Transportasi Darat baru akan menerima SK 80 persen, sebab masih akan megikuti prajabatan. “Untuk SK semua sudah ada. Kita tinggal tunggu pak bupati untuk kita aturkan jadwal penyerahanya,” sambung La Ode Buke.

Sekretaris BKPSDM Mubar itu menambahkan, mengenai PPPK dan ASN pada dasarnya hampir sama. Hak-hak mereka seperti gaji, tujangan, kenaikan gaji berkala dan kenaikan pangkat, juga sama. “Yang membedakan hanya tanggungan pensiunnya. Kalau PPPK tidak ada tanggungan negara saat pensiun, sementara ASN ada dana pensiun,” pungkasnya. (ahi)

Tinggalkan Balasan