Prioritaskan Layanan Publik, Pemkab Konawe Tak Anggarkan TPP ASN

KENDARINEWS.COM — Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe kembali tak mengalokasikan anggaran untuk tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain belum ada regulasi jelas yang mengatur tentang penilaian beban kerja ASN, Pemkab berpandangan, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) harus berpihak pada kepentingan rakyat Konawe secara menyeluruh. Hal itu disampaikan Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, Senin (14/3).

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa

Ia berargumen, kebijakan politik anggaran Pemkab Konawe lebih memprioritaskan kepentingan masyarakat umum. Kendati demikian, bukan berarti Pemkab tak melakukan upaya untuk memberikan TPP pada ASN. “Saat ini kami sedang merancang formulasi yang tepat untuk menilai kompensasi kinerja aparatur dengan pemberian TPP secara proporsional. Sehingga, TPP yang akan kita berikan dapat benar-benar mendorong kompetisi kinerja di lingkungan Pemkab,” ujar Bupati Konawe dua periode itu.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe, Ferdinand Sapan, menuturkan, meski TPP ASN belum diporsikan dalam APBD, namun Abdi Negara lingkup Pemkab harus tetap meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik. Termasuk pula, peningkatan perekonomian bagi segenap masyarakat. “Saya juga sebagai ASN memang mengharapkan TPP. Namun, kita harus dahulukan dulu kepentingan publik, baru bayarkan TTP,” beber mantan Kepala BPKAD Konawe itu.

Ferdinand Sapan menambahkan, estimasi pembayaran TPP bagi 6000-an PSN pemkab Konawe tiap tahunnya sekira Rp 30 miliar. Ia menilai, anggaran sebesar itu bisa digunakan untuk pembangunan pelayanan publik dan peningkatan ekonomi di daerah berjuluk lumbung beras Sultra tersebut. â€oeBayangkan anggaran itu kita gunakan untuk meningkatkan pelayanan publik seperti membangun irigasi, jalan usaha tani atau jembatan. Ini akan berdampak lebih besar untuk masyarakat umum,” tandasnya. (b/adi)

Tinggalkan Balasan