Insentif Guru Honorer Berkurang, FGH Demo Parlemen Konawe

Konawe

KENDARINEWS.COM — Ratusan tenaga pendidik yang tergabung dalam Forum Guru Honorer (FGH) Konawe mendatangi gedung DPRD. FGH Konawe berunjuk rasa mempertanyakan adanya pemangkasan insentif guru yang dianggarkan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2021. Di depan gedung dewan, FGH Konawe ditemui Ketua DPRD, H. Ardin serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Suriyadi.

Ketua FGH Konawe, Hasbian, dalam orasinya menuturkan, sebelumnya pihaknya bersama Dinas Dikbud telah menyepakati untuk menganggarkan insentif guru senilai Rp 2,4 miliar yang akan direalisasikan tahun depan. Namun dalam kenyataannya, saat rapat paripurna di DPRD Konawe pada 22 Desember 2020 dengan agenda pengesahan rancangan APBD 2021, terjadi pengurangan insentif guru yang cukup signifikan.

“Nilai Rp 2,4 miliar yang disepakati awalnya, turun menjadi Rp 1,9 miliar. Detailnya, Rp 1,3 miliar untuk insentif guru honor daerah dan Rp 600 juta tidak jelas penggunaannya,” ungkap Hasbian, Selasa (29/12) di kantor DPRD Konawe. Pemangkasan insentif guru pada tahun 2021 itu, menurut Hasbian, membuktikan kurangnya perhatian pemerintah terhadap nasib tenaga pendidik. Ia mendesak pihak-pihak terkait untuk segera menindaklanjuti hasil pembahasan anggaran pada tanggal 22 Desember 2020 di DPRD Konawe.

“Tolong kami-kami ini juga ikut diperhatikan. Kita berharap pemerintah maupun instansi terkait meninjau ulang anggaran yang ada dengan jumlah guru honorer Konawe,” harap Ketua FGH Konawe tersebut. Di tempat yang sama, Kepala Dinas Dikbud Konawe, Suriyadi mengatakan, demonstrasi yang dilakukan guru honorer merupakan hal lumrah. Apalagi, aksi yang dilakukan tersebut dalam rangka memperjuangkan nasib guru honorer. Ia menyebut, guru honorer yang tercatat di data pokok pendidikan (Dapodik) berjumlah 2.000 orang.

“Tugas dan tanggung jawab guru honorer hampir dua kali lipat dari yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Itu fakta. Kami sangat memahami apa yang diaspirasikan oleh FGH Konawe dalam demo ini,” tutur Suriyadi. Menanggapi tuntutan massa aksi tersebut, ia berjanji secepatnya mengagendakan pertemuan dengan FGH Konawe. “Untuk hasil pertemuan itu, nantinya akan kita sampaikan ke pimpinan daerah di Konawe,” ungkap Ketua PGRI Konawe tersebut. (b/adi)

Tinggalkan Balasan