Jaga Kebersihan, DLH Kolut Siapkan 100 Tong Sampah

“Tergantung BUMDes melakukan pemungutan retribusi atau menggratiskannya. Jika mereka bisa mengelolah persampahan di desa masing-masing tentu menjadi pemasukan juga bagi BUMDes-nya,” ujarnya.

Kebiasaan membuang sampah plastik ke laut dan sungai harus dihentikan. Ada baiknya dibakar atau dibuang ke tempat penampungan karena jenis ini tentunya bernilai ekonomis jika diolah. Sebelum dibuang, ia menyarankan masyarakat memilah sampah organik dan non organik. Hal ini untuk memudahkan proses pengolahan sampah. Selain itu, bisa memperlambat over kapasitas TPA.

“Yang diperkirakan full 20 tahun mendatang kalau bercampur bisa saja 15 tahun TPA sudah penuh. Buka lahan baru lagi kan butuh biaya,” tuturnya. (rus)

Tinggalkan Balasan