KENDARINEWS. COM— Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan evaluasi progres pelaksanaan Program Strategis Daerah (PSD) revitalisasi sisi darat pada tiga pelabuhan penyeberangan, yakni Pelabuhan Penyeberangan Baubau, Pelabuhan Penyeberangan Amolenggo, dan Pelabuhan Penyeberangan Torobulu, pada Rabu (21/10/2026).
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sultra, Muhammad Fadlansyah, yang menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan agar pekerjaan berjalan sesuai rencana dan target penyelesaian yang telah ditetapkan.
Fadlansyah bersama jajaran mengevaluasi secara menyeluruh perkembangan fisik pekerjaan, kesiapan sarana dan prasarana, serta berbagai kendala yang dihadapi — baik yang bersifat teknis maupun administratif. Identifikasi kendala ini dinilai krusial agar dapat segera dicarikan jalan keluar tanpa menghambat laju penyelesaian proyek.
“Evaluasi ini bukan sekadar melihat sejauh mana pekerjaan telah selesai, tetapi memastikan setiap kendala yang muncul di lapangan segera diatasi. Jangan sampai masalah kecil tertunda dan akhirnya menghambat penyelesaian secara keseluruhan,” tegas Fadlansyah.
Ketiga pelabuhan yang direvitalisasi ini memiliki peran sangat vital: Pelabuhan Baubau melayani konektivitas wilayah Kepulauan Buton, sementara Pelabuhan Amolenggo dan Pelabuhan Torobulu menjadi gerbang utama penyeberangan di wilayah Konawe Selatan menuju pulau-pulau sekitarnya. Pembenahan sisi darat mencakup peningkatan fasilitas terminal, area parkir, sistem antrean, serta penataan lingkungan pelabuhan agar lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pengguna jasa .
Fadlansyah menjelaskan, revitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sultra meningkatkan kualitas layanan transportasi penyeberangan.
“Pelabuhan adalah urat nadi konektivitas antarwilayah di provinsi kita. Ketiga pelabuhan ini kita benahi agar masyarakat dapat menyeberang dengan lebih aman, nyaman, dan tertib. Mobilitas yang lancar berarti roda perekonomian juga berputar lebih cepat,” ujarnya .
Fadlansyah menegaskan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Setiap tahapan kegiatan harus terlaksana secara efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.
Diharapkan melalui evaluasi rutin ini, revitalisasi ketiga pelabuhan dapat berjalan optimal sesuai jadwal. Hasil akhirnya diharapkan langsung dirasakan masyarakat berupa peningkatan konektivitas antarwilayah, percepatan distribusi barang, pertumbuhan ekonomi daerah, serta kenyamanan dan keselamatan yang jauh lebih baik bagi setiap penumpang yang menyeberang. (ani)









































