Tingkatkan Kualitas Layanan: PT Vale & Dinkes Kolaka Latih Tenaga Medis Teknik BTCLS

KENDARINEWS. COM– PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa terus memperkuat dukungannya terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Kolaka. Bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kolaka, PT Vale menggelar Training Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) Batch 2 di Aula Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka, Jumat (28/8/2026).

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari program sosial lingkungan Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya, khususnya pada pilar Sustainable Medical Health. Program ini mencakup peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, promosi kesehatan, layanan kesehatan ibu dan anak, operasi katarak hingga program beasiswa dokter.

Project Engineer ESG Program Sosial Lingkungan Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Achmad Siswandy Asdam, mengatakan pelatihan BTCLS merupakan salah satu upaya perusahaan dalam meningkatkan kesiapan tenaga kesehatan menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Menurutnya, pelatihan BTCLS juga diarahkan untuk mendukung percepatan pengoperasian Rumah Sakit Tipe D Wasasi Wasabenggali di Pomalaa.

“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, kita semakin siap menghadapi kondisi-kondisi kegawatdaruratan, termasuk trauma fisik dan jantung. Apalagi jumlah penduduk di Kabupaten Kolaka terus bertambah sehingga kesiapan fasilitas dan tenaga kesehatan juga harus semakin baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan tersebut diharapkan dapat mendukung kesiapan layanan kesehatan, khususnya di wilayah pemberdayaan PT Vale Indonesia.

Program tersebut, kata Achmad, juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat sesuai dengan ketentuan Kementerian ESDM, terutama pada pilar kesehatan.

“Ini merupakan bagian dari implementasi kewajiban perusahaan untuk melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Salah satu pilarnya adalah kesehatan yang kami realisasikan melalui berbagai program kesehatan,” jelasnya.

Hingga saat ini, sekitar 60 tenaga kesehatan telah mengikuti pelatihan yang difasilitasi PT Vale. Khusus pada Batch 2, terdapat 33 peserta yang mengikuti pelatihan.

Peserta berasal dari wilayah pemberdayaan PT Vale Indonesia. Setelah Batch 2, perusahaan juga akan kembali menggelar pelatihan dan sertifikasi kesehatan berikutnya.

Achmad menjelaskan, BTCLS merupakan pelatihan khusus bagi tenaga kesehatan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Sebelum mengikuti sesi praktik, peserta telah menjalani pelatihan secara daring selama tiga hari.

“Setelah tiga hari secara online, dilanjutkan tiga hari untuk sesi praktik. Pelatihan ini dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam menangani kondisi kegawatdaruratan, baik trauma fisik maupun kasus jantung,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kolaka, Sri Raoda Buna, memberikan apresiasi kepada PT Vale Indonesia atas kolaborasi dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di Kabupaten Kolaka.

“Kami sangat mengapresiasi dan bersyukur karena untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, pelatihan dasar terkait pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan sangat dibutuhkan,” katanya.

Sri mengatakan, pelatihan BTCLS yang digelar bersama PT Vale tersebut kini memasuki Batch 2. Program serupa akan kembali dilaksanakan pada Batch 3 yang direncanakan berlangsung sekitar November mendatang.

“Ini sudah yang kedua kalinya. Nanti akan ada Batch 3 sekitar bulan November dan PT Vale tetap akan berkoordinasi dengan kami untuk mengikutsertakan peserta dari berbagai fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Ia berharap pada pelaksanaan berikutnya, jumlah tenaga kesehatan dari RS Wasasi Wasabenggali dapat lebih banyak diikutsertakan.

Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesiapan rumah sakit tersebut agar dapat beroperasi dengan baik dan memenuhi standar pelayanan.

“Kami berharap peserta nantinya lebih banyak dari Rumah Sakit Wasasi Wasabenggali, sehingga rumah sakit tersebut bisa beroperasi dengan baik dan sesuai dengan standar layanan,” harapnya.

Direktur RSBG Kolaka, dr. Julianita, juga menyambut positif pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya perawat, sangat penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelatihan ini sangat penting. Kami memiliki sekitar 300 perawat dan ini sangat membantu agar mereka mendapatkan ilmu tanpa harus mengeluarkan biaya,” katanya.

Ia menilai dukungan PT Vale melalui program pelatihan tersebut sangat membantu fasilitas kesehatan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program ini,” pungkasnya. (fad)

Tinggalkan Balasan