KENDARINEWS. COM– PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) menegaskan komitmen dukungan terhadap pembinaan umat dan pengembangan kehidupan beragama di daerah. Bertepatan dengan acara Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sultra Masa Khidmat 2026–2031, Bank Sultra secara resmi menyerahkan bantuan dana operasional sebesar Rp200 juta di Masjid Agung Al-Kautsar Kendari, Selasa (21/7/2026).
Penyerahan bantuan ini berlangsung khidmat dalam acara pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Bidang Dakwah, Drs. KH. Abdul Manan Gani, M.M. Hadir menyaksikan jajaran pejabat tinggi daerah dan unsur Forkopimda, antara lain Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, Pj. Sekda, Ketua DPRD, Kabinda, Danrem, Wakapolda, Wakajati, Kepala OJK, serta para tokoh masyarakat dan ulama.
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dalam sambutannya menilai MUI adalah mitra strategis pemerintah dalam memperkuat persatuan dan menjaga kerukunan umat di Bumi Anoa. Ia berharap pengurus baru mampu mengemban amanah, memperkuat dakwah, merawat toleransi, serta mendukung program pembangunan daerah.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi lembaga keagamaan dari kepentingan politik praktis guna mencegah perpecahan. Selain itu, MUI diharapkan berperan aktif membentengi generasi muda dari ancaman radikalisme, narkoba, hingga penyebaran berita bohong.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan wujud sinergi berkelanjutan antara perbankan daerah dengan para ulama demi membangun Sultra yang berkarakter, harmonis, dan sejahtera.
“Atas nama manajemen, kami mengucapkan selamat kepada pengurus MUI yang baru dikukuhkan. Kami menyadari betapa besar peran ulama sebagai pengayom dan perekat umat di daerah ini,” ujar Andri.
Bantuan sebesar Rp200 juta ini diharapkan dapat melancarkan pelaksanaan program kerja serta operasional MUI Sultra ke depan.
Sebagai bank milik daerah, Bank Sultra menegaskan tidak hanya berfokus pada pelayanan keuangan, tetapi juga konsisten berkontribusi dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Dukungan ini diharapkan semakin memperkuat peran MUI dalam menjalankan dakwah, bimbingan agama, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.










































