KENDARINEWS. COM–Prof. Dr. Ida Usman, M.Si., calon rektor Universitas Halu Oleo (UHO), mengucapkan terima kasih kepada kolega dan anggota senat yang telah memberikan dukungan sehingga namanya meraih suara terbanyak dalam proses penyaringan internal. Dalam perolehan suara, Prof. Ida memperoleh 15 suara, disusul Prof. Dr. Takdir Saili 11 suara dan Dr. Herman 10 suara.
“Terima kasih kepada sahabat dan anggota senat yang telah memberikan kepercayaan kepada saya sehingga masuk tiga besar,” ujar Prof. Ida Usman kepada Kendari Pos.
Wakil Rektor UHO Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum itu menyatakan rasa syukur atas kepercayaan kolega di lingkungan akademik. Menurutnya, perolehan suara terbanyak menjadi modal penting untuk melanjutkan perjuangan menuju jabatan Rektor UHO periode 2026–2030. “Alhamdulillah, tim kami mendapatkan perolehan suara tertinggi. Semoga ini menjadi modal kuat untuk tahapan berikutnya,” kata dia.
Prof. Ida menegaskan bahwa fokus utamanya adalah kemajuan UHO. Ia mengajak anggota senat dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu mewujudkan UHO sebagai universitas bertipe Socio‑Techno yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Beberapa prioritas program yang diungkapkan antara lain: pendidikan berbasis sosio‑techno, penguatan riset inovatif yang berdampak, pengabdian masyarakat berbasis solusi, kemitraan strategis, pelestarian kearifan lokal, tata kelola profesional dan inovatif, serta menciptakan lingkungan akademik yang berintegritas dan inklusif.
“Insya Allah kita memiliki tujuan yang sama untuk membesarkan UHO. Saya berharap rekan‑rekan di senat menyatukan visi dan mendukung langkah besar sesuai visi, misi, dan program kerja yang kami tawarkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa hasil penyaringan internal ini belum menjadi jaminan akhir. “Kami paham bahwa posisi tertinggi belum otomatis menjamin kelanjutan proses pada tahapan berikutnya,” tambah Prof. Ida.
Mengenai proses selanjutnya, Prof. Ida yakin bahwa penilaian akhir akan mempertimbangkan lebih dari sekadar perolehan suara internal. “Pada tahap kementerian, kami yakin penilaian akan melihat program unggulan yang konkret dan mudah diimplementasikan demi kemajuan UHO serta solusi untuk kesejahteraan masyarakat,” kata mantan Dekan Fakultas MIPA itu.
Prof. Ida berjanji akan menyiapkan rancangan program yang konkret dan aplikatif untuk disampaikan kepada pihak yang berwenang. Ia berharap pendekatan berbasis program dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi pertimbangan utama Menteri dalam menentukan rektor terpilih.
Proses seleksi akan berlanjut ke tahap wawancara di kementerian, di mana nama‑nama tiga besar hasil penyaringan internal akan diajukan untuk dipertimbangkan oleh Menteri. Tahap akhir adalah pemilihan yang memperhitungkan suara anggota senat serta kontribusi 35% dari pihak kementerian. Prof. Ida menegaskan kesiapannya mengikuti seluruh tahapan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan UHO dan kesejahteraan masyarakat.










































