Zakat ASN Kendari Capai Rp 5 Miliar Tahun 2025, Target 2026 Rp 6 Miliar

KENDARINEWS.COM-– Setoran zakat penghasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kendari mengalami lonjakan signifikan di tahun 2025, mencapai Rp 5 miliar dari Rp 4 miliar pada tahun sebelumnya. Berbekal Surat Edaran (SE) baru dari Wali Kota Siska Karina Imran, Baznas Kota Kendari bahkan menargetkan pengumpulan zakat mencapai Rp 6 miliar di tahun 2026 mendatang.

Ketua Baznas Kota Kendari H. Amri Natsir mengungkapkan bahwa SE Wali Kota menjadi tonggak penting untuk meningkatkan keterlibatan ASN dalam membayar zakat. “Tahun 2024 kita dapat Rp 4 miliar, tahun 2025 malah melampaui target semula yang Rp 4 miliar jadi Rp 5 miliar. Tahun depan kita harap bisa samapai Rp 6 miliar dengan bantuan SE yang bikin aturan lebih jelas,” ujarnya.

Semua dana zakat yang terkumpul akan dialokasikan ke lima program utama yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat: bantuan pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, advokasi, serta program Ekonomi Produktif yang menjadi prioritas. “Kita tidak mau zakat cuma bantuan langsung – tapi mau jadikan modal untuk bikin rakyat lebih mandiri, seperti bantuan usaha yang bisa ngangkat ekonomi mereka,” jelas Amri.

Meskipun pengumpulan semakin membaik, Amri mengakui belum semua ASN terlibat. Namun, dia menekankan bahwa zakat harus berasal dari niat ikhlas. “Kalau ASN penghasilan Rp 3 juta sebulan, zakatnya cuma Rp 75 ribu – ibarat pulsa 2 minggu! Tapi kalau dikumpul dari ribuan ASN, bisa bantu banyak orang, lho. Bayangkan, berapa usaha yang bisa dibantu dengan uang itu,” katanya.

Selain dari ASN, Baznas juga terus mengoptimalkan pengumpulan dari masyarakat umum melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di beberapa mesjid, yang sangat aktif selama bulan Ramadhan kemarin. Kombinasi dukungan ASN yang lebih teratur dan partisipasi masyarakat yang meningkat membuat harapan mencapai target Rp 6 miliar tahun depan semakin kuat.

Tinggalkan Balasan