KENDARINEWS.COM — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyerukan kepada generasi muda untuk berani bermimpi besar dan tidak takut gagal, di momentum Hari Sumpah Pemuda, Selasa (28/10). Ia menegaskan, kemajuan bangsa sangat bergantung pada semangat, keberanian, dan pengorbanan kaum muda.
“Hai pemuda, jangan takut bermimpi besar. Jangan takut gagal. Bangsa besar lahir dari pemuda yang berani, yang mencintai bangsanya, yang rela berkorban untuk rakyatnya,” ujar Prabowo dalam keterangan video yang dirilis, dikutip dari CNA.id.
Prabowo menekankan bahwa peran pemuda sangat penting untuk membawa Indonesia menuju kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan bersama. Ia juga menyoroti bahwa cinta Tanah Air bukan sekadar slogan, tetapi harus dibuktikan melalui kerja keras, disiplin, pengorbanan, keberanian membela kebenaran, dan ketulusan melayani rakyat.
“Kita harus isi kemerdekaan kita. Kita harus membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, bangsa yang modern, bangsa yang sejahtera. Perjuangan ini belum selesai,” tambahnya.
Seruan optimisme ini disampaikan di tengah tantangan yang masih dihadapi generasi muda, termasuk soal lapangan kerja dan ketidakcocokan antara pendidikan dengan peluang kerja yang tersedia.
Founder Indonesia Muda Preneur, Putra Aji Sujati, menilai optimisme pemerintah belum sepenuhnya sesuai dengan realitas di lapangan. Dalam program Rosi episode “Lapangan Pekerjaan, Antara Harapan dan Kenyataan” di KompasTV (23/10), ia mengatakan, banyak lulusan muda kesulitan menyesuaikan jurusan pendidikan dengan kebutuhan industri.
“Berbicara tentang angka pengangguran atau data, itu kan enggak bisa kita simpulkan sama dengan realitas di lapangan, terutama anak muda, terutama Gen Z,” ujarnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka (TPT) Indonesia per Februari 2025 sebesar 4,76 persen, turun 0,06 persen dibanding Februari 2024. Presiden Prabowo menilai angka ini sebagai yang terendah sejak krisis moneter 1998.
Putra Aji menambahkan, ketidakcocokan pendidikan dan peluang kerja membuat banyak anak muda menyuarakan keresahannya melalui media sosial, menuntut kepastian pemerintah terkait lapangan kerja dan pengangguran. “Kalau tidak ada kepastian, keresahan masyarakat bisa meningkat,” tegasnya.
Dengan pesan tersebut, Presiden Prabowo mendorong generasi muda untuk tetap optimistis, aktif berkarya, dan menjadi agen perubahan bagi kemajuan bangsa. (*)










































