–Gubernur Ali Mazi Dampingi Presiden di Puncak Peringatan HPN di Deli Serdang
KENDARINEWS.COM–Pers telah menjadi pilar demokrasi. Suguhan karya jurnalistik menjadi penyempurna kekuatan lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Menyongsong Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini, Pers Merdeka digaungkan. Pers yang bebas dan merdeka sangat mendukung terciptanya demokrasi yang bermartabat.
Kemarin, Puncak Peringatan HPN berlangsung di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Presiden RI Joko Widodo didampingi sejumlah pejabat termasuk Gubernur Sultra Ali Mazi menghadiri puncak peringatannya.
Gubernur Ali Mazi menyambut baik pelaksanaan HPN tahun ini. Menurutnya, HPN menjadi momentum bagi seluruh insan pers ditanah air untuk menunjukkan eksistensi lewat karya jurnalistik yang berkualitas.
”Sudah saatnya untuk bangkit kembali. Kemarin kita sudah menghadapi pandemi Covid-19. Kita semua terdampak termasuk pers. Nah saat ini waktunya untuk bangkit kembali. Tunjukkan kualitas lewat karya jurnalistik yang baik dan profesional,” kata Ali Mazi.
Ali Mazi tak menampik jika suksesnya menjadi orang nomor satu di Bumi Anoa tak lepas dari kerja keras semua pihak termasuk insan pers.
“Saya ucapakan selamat Hari Pers Nasional (HPN) kepada seluruh insan pers di Seluruh Indonesia. Tetaplah menjadi lentera bangsa, mencerdaskan bangsa, dan mendukung pembangunan,” kata Ali Mazi.
Sementara itu, Presiden Jokowi dalam sambutannya dalam Puncak HPN tahun ini mengucapkan selamat hari pers kepada seluruh insan pers nasional dan menyampaikan apresiasinya atas perannya bagi bangsa dan negara.
“Pertama-tama atas nama rakyat, atas nama pemerintah, saya mengucapkan selamat Hari Pers kepada seluruh insan pers Indonesia di manapun berada, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada pers nasional atas kontribusinya kepada bangsa dan negara. Sejak awal, awak media berkontribusi besar dalam menyuarakan ajakan perjuangan kemerdekaan, menyuarakan inovasi-inovasi pembangunan, dan menjadi penopang utama demokratisasi,” ujar Presiden.
Presiden Jokowi mengatakan bahwa ia memiliki pengalaman pribadi serta bersahabat dengan insan pers sejak dirinya menjabat sebagai Wali Kota Solo, kemudian menjadi Gubernur DKI Jakarta, hingga saat ini menjadi Presiden RI.
“Saya ke sana-ke mari, runtang-runtung, saya jalan bareng ke kampung, ke pasar, ke desa, ke nelayan, dengan rekan-rekan wartawan. Terbukti insan pers telah membuka harapan orang biasa seperti saya bisa menjadi presiden,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PWI Atal S. Depari menyampaikan bahwa peringatan HPN tahun ini dimeriahkan dengan berbagai acara, baik yang bersifat edukatif maupun hiburan. Ia pun berharap peringatan HPN tahun 2023 dapat membangkitkan semangat untuk segera bangkit dari krisis pandemi Covid-19.
“Semoga perayaan HPN membangkitkan semangat kita untuk segera bangkit dari krisis pandemi Covid-19 dan kembali menapaki jalan pembangunan dan kemajuan bangsa dengan optimistis dan kebersamaan nasional,” ujar Ketua PWI.
Ketua PWI juga menyampaikan sejumlah pesan kepada unsur pers nasional dalam kaitannya menghadapi Pemilu 2024. Pertama, berkomitmen agar peristiwa yang menyebabkan keterbelahan bangsa pada pemilu lalu tidak terulang kembali sehingga insan pers tidak terseret menjadi pendengung (buzzer) salah satu pihak.
Kedua, berkomitmen melaksanakan kode etik jurnalistik dan proses kerja jurnalistik. Ketiga, insan pers mesti menjaga komitmen sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.
Keempat, tidak boleh terjebak euforia arus informasi media sosial yang susah dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan Kelima, mendorong Dewan Pers agar selalu menjaga marwah kehidupan pers Indonesia sebagai pilar demokrasi. (ags/rls)










































