Calon Wabup Koltim, Abdul Azis Diprediksi Melenggang

KENDARINEWS.COM — Empat partai pengusung Wakil Bupati Kolaka Timur (Koltim), yakni Gerindra, Demokrat, PAN dan PDIP, telah sepakat mengusul 2 nama yakni Abdul Azis dan Diana Masse.

Abdul Azis diusung tiga partai, yakni Gerindra, PAN dan Demokrat. Diana Masse diusung PDIP.

Peluang kedua figur yang diusul ini, dilihat dari komposisi suara dewan Koltim, maka para anggota dewan yang berasal dari partai non pengusung menjadi faktor penentu.

“Perolehan suara terbanyak di DPRD Koltim itu kan Nasdem. Gubernur Ali Mazi sebagai Ketua Nasdem Sultra tentu juga memiliki kepentingan dalam hal ini. Nah, Abdul Azis yang memiliki kedekatan emosional dengan Ali Mazi, saya kira, sudah di atas angin Azis untuk memangku jabatan Bupati Koltim,” ungkap Wakil Ketua DPW PAN Sultra, Kadir Ole.

Diketahui untuk dua nama yang diusung oleh empat partai pengusung telah diserahkan kepada Panitia Pemilihan di Sekertariat DPRD Koltim.

Abdul Azis dan Diana Masse

Usai penyerahan hasil rekomendasi dua nama calon yang akan diusung pada pencalonan Wakil Bupati Kolaka Timur, Ketua DPD II Gerindra Koltim Amin W mengatakan bahwa, dinamika pengusulan calon Wakil Bupati Koltim telah selesai.

“Sesuai ketentuan Undang-Undang sudah terpenuhi. Empat partai pengusung telah menyepakati dua nama yakni Bapak Abd Azis dan Hj Diana Masse,” tuturnya.

Oleh karena sudah diserahkan, lanjut Amin, maka DPRD Koltim tinggal menggelar pemilihan. “Artinya teman-teman yang ada di DPRD sudah bisa membuat tindak lanjut untuk dilakukan pemilihan. Namun, rekomendasi ini juga ditembuskan kepada Pj Bupati Koltim untuk diketahui,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Koltim Aris Mego mengatakan agenda pemilihan Wakil Bupati Koltim harus menjadi prioritas DPRD Koltim.

“Namun, jangan meninggalkan agenda lain, mengingat proses yang sudah begitu panjang diharapkan segera diselesaikan. Koltim dapat kembali memiliki Kepala Daerah definitif,” paparnya.

Hal lain yang menjadi pertimbangan, katanya, masa jabatan Pj Bupati Koltim yang tidak lama lagi.

“Ini yang menjadi alasan, proses pemilihan Wakil Bupati Koltim harus dilakukan percepatan,” katanya. “Apa mampu kita kejar sebelum akhir masa jabatan Pj Bupati Koltim?. Apa kita harus menunggu priode berikutnya?. Saya harap tidak,” pungkasnya.(ryl)

Tinggalkan Balasan