KENDARINEWS.COM– Periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026 menjadi bukti kesiapan Telkomsel dalam menjaga konektivitas di tengah lonjakan mobilitas masyarakat dan aktivitas digital yang meningkat pesat. Berbekal komitmen “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel Area Pamasuka berhasil memastikan layanan tetap aman, nyaman, dan andal tanpa gangguan berarti.
VP Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Anky Arief Priyagung, menyampaikan bahwa persiapan matang telah dilakukan sejak awal Ramadan. Langkah strategis meliputi penguatan jaringan di titik-titik prioritas, pemantauan berbasis kecerdasan buatan (AI), serta kesiapan tim teknis yang sigap di lapangan.
“Ramadan dan Idulfitri adalah momen yang sangat personal. Karena itu, kami menyiapkan jaringan sebaik mungkin agar pelanggan bisa menjalani ibadah, mudik, hingga silaturahmi dengan sepenuh hati,” ujar Anky.
Data Mobilitas dan Trafik Data
Berdasarkan data internal, puncak pergerakan pelanggan antarwilayah terjadi pada H+2 Idulfitri yang mencapai 807 ribu pelanggan. Arus terbesar tercatat mengarah ke wilayah Sulawesi (390 ribu), Kalimantan (284 ribu), dan Papua (132 ribu).
Lonjakan mobilitas ini diikuti oleh peningkatan trafik data yang mencapai puncaknya sebesar 17,4 PetaByte atau naik 10,4% dibandingkan hari normal. Pertumbuhan trafik tertinggi tercatat di Sulawesi (+12,9%), Maluku Papua (+10,9%), dan Kalimantan (+7,8%).
WhatsApp dan Komunikasi Dominasi Penggunaan
Dari sisi aplikasi, aktivitas digital didominasi oleh WhatsApp, TikTok, Facebook, Instagram, dan YouTube. Menariknya, WhatsApp mencatat pertumbuhan payload tertinggi hingga 38,13%, mencerminkan kuatnya kebutuhan masyarakat akan layanan pesan dan panggilan sebagai sarana utama silaturahmi digital.
Secara kategori, Layanan Komunikasi tumbuh signifikan sebesar 37,32%, disusul oleh Media Sosial (+34,61%) dan E-Commerce (+29,7%).
Penguatan 71 Titik Prioritas
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Telkomsel telah memperkuat jaringan di 71 titik prioritas yang mencakup jalur mudik, simpul transportasi, kawasan wisata, hingga area permukiman. Dengan dukungan analitik Machine Learning dan Autonomous Network, hampir seluruh gangguan berhasil diselesaikan tepat waktu (97,2%) dengan ketersediaan layanan mencapai 99,5%.
Kualitas layanan tetap terjaga optimal meski di kota-kota tujuan mudik yang mengalami lonjakan ekstrem, seperti Jeneponto-Sulawesi (+82,7%), Hulu Sungai Utara-Kalimantan (+72,6%), dan Hulu Sungai Tengah-Kalimantan (+68,5%). Hal serupa juga terlihat di lokasi wisata favorit seperti Kawasan Tanjung Bira dan Pantai Liang yang mencatatkan trafik sangat tinggi namun koneksi tetap stabil.
Informasi lebih lanjut mengenai kinerja Telkomsel selama periode RAFI 2026 dapat diakses melalui www.telkomsel.com/siaga.










































