Kendarinews.com — Kebutuhan nasabah terhadap layanan perbankan yang semakin personal, praktis, dan aman mendorong Bank Sultra memperluas fasilitasnya. Melalui peluncuran layanan nasabah prioritas Suprime (Sultra Prime) dan Safe Deposit Box (SDB), bank milik daerah ini berupaya menjawab kebutuhan nasabah, mulai dari kenyamanan bertransaksi hingga perlindungan barang berharga.
Kedua layanan tersebut resmi diluncurkan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, pada malam penutupan rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Sultra 2026 di Area Utama Eks MTQ Kendari, Minggu (25/10).
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan peluncuran kedua fasilitas tersebut merupakan bagian dari transformasi bisnis perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan nilai tambah bagi nasabah.
Menurutnya, perkembangan ekonomi Sultra turut mendorong perubahan kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan. Nasabah tidak hanya membutuhkan kemudahan transaksi, tetapi juga privasi, keamanan penyimpanan barang berharga, serta pelayanan yang lebih eksklusif.
“Peluncuran layanan Suprime dan Safe Deposit Box ini merupakan bentuk komitmen nyata Bank Sultra untuk senantiasa memberikan nilai tambah (value added) dan kenyamanan terbaik bagi seluruh nasabah setia kami,” ujar Andri.
Salah satu layanan yang diperkenalkan adalah Suprime, yakni fasilitas perbankan yang dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi lebih personal kepada nasabah prioritas.
Melalui layanan ini, nasabah mendapatkan sejumlah keistimewaan, di antaranya fasilitas bebas antre dengan standar waktu tunggu maksimal lima menit, akses ke outlet prioritas, paket sambutan (welcome pack), hadiah khusus, serta berbagai keuntungan dari merchant mitra.
Nasabah Suprime juga memperoleh potongan harga 50 persen untuk penyewaan Safe Deposit Box Bank Sultra.
Namun, layanan ini ditujukan bagi nasabah yang mampu mempertahankan saldo rata-rata tabungan atau nilai aset kelolaan (Asset Under Management/AUM) minimal Rp500 juta per bulan.
Kehadiran layanan tersebut menjadi upaya Bank Sultra memperkuat segmen nasabah prioritas melalui fasilitas yang mengutamakan efisiensi waktu, kenyamanan, dan pendekatan pelayanan secara personal.
Selain layanan prioritas, Bank Sultra menghadirkan Safe Deposit Box sebagai fasilitas penyimpanan dokumen dan barang berharga milik nasabah.
Fasilitas ini ditempatkan di ruang khazanah tahan api dengan pengawasan kamera CCTV selama 24 jam. Sistem pengamanannya juga dilengkapi mekanisme kunci ganda, yakni Master Key dan Renter Key, serta pemeriksaan menggunakan X-Ray.
Nasabah dapat memilih tiga ukuran kotak penyimpanan, yaitu kecil, sedang, dan besar, dengan tarif sewa yang disediakan bagi nasabah reguler maupun prioritas.
Melalui fasilitas tersebut, Bank Sultra berupaya menyediakan alternatif penyimpanan barang berharga yang mengedepankan keamanan dan privasi. Kehadiran SDB juga melengkapi layanan perbankan yang tidak hanya berfokus pada transaksi keuangan, tetapi turut memenuhi kebutuhan perlindungan aset nasabah.
Peluncuran dua layanan baru tersebut menjadi salah satu capaian Bank Sultra dalam rangkaian BIK Sultra 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober.
Pada kegiatan itu, Bank Sultra juga meraih BIK Award 2026 kategori PUJK Penggerak Inklusi Keuangan Termasif untuk kategori bank. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank Sultra pada hari pertama kegiatan.
Prestasi lainnya datang dari kompetisi yang digelar selama rangkaian BIK 2026. Insan Bank Sultra berhasil meraih juara pertama lomba cheering team, juara kedua IJK Idol, serta juara kedua kompetisi video.
Andri menilai capaian tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan di Sultra.
“Kehadiran Suprime dan SDB menjadi bukti bahwa Bank Sultra siap bersaing dan menyajikan fasilitas berskala nasional dengan kearifan lokal. Penghargaan BIK Award 2026 serta berbagai juara yang diraih tim Bank Sultra juga menjadi suntikan motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik,” katanya.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sultra, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta seluruh pemangku kepentingan yang mendukung pengembangan Bank Sultra.
Rangkaian BIK Sultra 2026 mengusung tema “Akses Keuangan Merata, Ekonomi Berdaya, Masyarakat Sejahtera”. Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan tersebut menghadirkan pameran jasa keuangan, business matching, seminar edukasi, serta berbagai kompetisi yang menarik perhatian masyarakat.
Peluncuran Suprime dan SDB di penghujung kegiatan itu memperlihatkan dua arah pengembangan layanan Bank Sultra, yakni memperkuat pelayanan bagi nasabah prioritas dan menyediakan fasilitas penyimpanan yang aman bagi masyarakat.
Meski demikian, upaya memperluas inklusi keuangan tetap membutuhkan layanan yang dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, pengembangan produk perbankan diharapkan berjalan beriringan dengan edukasi mengenai pengelolaan keuangan yang aman, bijak, dan terencana.
Bank Sultra menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan layanan dan memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui semangat “Maju Bersama”. (jib)










































