KENDARINEWS. COM— Pergantian Komandan Korem 143/Halu Oleo telah resmi berlangsung. Brigjen TNI Hamim Tohari kini menjabat sebagai Danrem 143/Halu Oleo, menggantikan Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto. Serah terima jabatan tersebut ditandai dengan acara ramah tamah yang berlangsung khidmat dan tertib, di hadapan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko.
Dalam sambutannya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa serah terima jabatan bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momentum menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus menghadirkan energi baru.
“Serah terima jabatan adalah momentum memelihara kesinambungan kepemimpinan dan memberikan energi baru guna meningkatkan kesiapan operasional satuan maupun kesejahteraan prajurit beserta keluarganya,” ujar Bangun Nawoko.
Kepada Danrem yang baru, ia berpesan agar melanjutkan dan meningkatkan program strategis yang telah berjalan. Komunikasi harmonis dengan Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat juga menjadi penekanan penting.
“Setiap program tidak boleh sekadar formalitas. Harus memiliki nilai dan manfaat. Teruslah berinovasi, dan jadikan jabatan ini amanah yang dipertanggungjawabkan kepada rakyat, negara, dan Tuhan Yang Maha Kuasa,” tegasnya.
Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh jajaran Korem 143/Halu Oleo, mulai dari Kasrem, Kasi, perwira, bintara, tamtama, hingga rekan-rekan ASN. Kebersamaan selama bertugas menjadi kenangan berharga.
Kini ia akan mengemban amanah baru sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat II Kasad Bidang Ekonomi, dengan fokus mengoptimalkan peran Batalyon Teritorial Pembangunan agar memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
Brigjen TNI Hamim Tohari yang baru saja menjabat memohon doa dan dukungan dari seluruh prajurit serta unsur Forkopimda.
“Sebagai warga baru di Sulawesi Tenggara, kami akan berupaya sekuat tenaga untuk berkontribusi dalam mendukung kemajuan Provinsi Sultra,” ujarnya.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat di Bumi Anoa, serta memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan warga Sulawesi Tenggara.










































