PK IAD Se-Sultra, Sugeng Riyanta: Ajang Saling Menguatkan dan Membangun Jejaring

KENDARINEWS. COM— Pertemuan Konsultasi (PK) Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sultra bersama IAD se-Wilayah Sulawesi Tenggara resmi digelar pada 22 Oktober 2026. Kegiatan ini dihadiri Wakajati, Asisten, dan Kejari se Sultra beserta o pengurus dan anggota IAD dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra selaku Pembina IAD, Dr. Sugeng Riyanta, memberikan pengarahan dan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepala peserta yang sempat hadir.

“Saya menghaturkan terima kasih dan penghargaan kepada panitia yang telah mempersiapkan sehingga terselenggaranya kegiatan ini. Apresiasi juga saya sampaikan kepada para peserta yang telah berkenan hadir, bahkan ada yang datang jauh-jauh dari luar wilayah Sultra,” ujar Kajati.

Kajati menekankan pentingnya peran serta seluruh anggota IAD dalam kegiatan organisasi. Menurutnya, keikutsertaan ibu-ibu dalam PK IAD sejatinya bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah kewajiban yang lahir dari peran sebagai pendamping suami.

“Kehadiran ibu-ibu menguatkan suami di tengah perjuangan, sehingga suami bisa kuat dan bersemangat dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penegak hukum,” tegasnya.

Kajati juga menegaskan bahwa IAD merupakan institusi yang penting dan perlu dijadikan sebagai forum bersama untuk saling berbagi pengalaman dan dukungan.

Lebih lanjut, Kajati berharap pertemuan konsultasi ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi menjadi ajang membangun jejaring, mempererat kohesi, serta saling mengenal dan belajar antar sesama anggota IAD.

“Tetaplah menjadi perempuan sejati. Mendampingi suami dalam suka maupun duka, semangatlah terus dan jadikanlah perjalanan suami sebagai bagian dari kehidupan yang perlu dikelola dengan bijak,” pesannya.

Di akhir kegiatan, Kajati Sultra Dr. Sugeng Riyanta berkesempatan meresmikan pembukaan Bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan dari IAD Wilayah dan Daerah se-Sulawesi Tenggara. Bazar ini diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan kemandirian ekonomi bagi para anggota IAD sekaligus mendukung tumbuhnya usaha produktif di lingkungan keluarga besar Kejaksaan Negeri se-Sultra.(ani)

Tinggalkan Balasan