KENDARINEWS.COM, KONAWE UTARA – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Konawe melaksanakan deteksi dini penyalahgunaan narkotika melalui tes narkoba di PT Bumi Konawe Minerina (PT BKM), Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara, Senin (12/10/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) antara BNNK Konawe dan PT BKM.

Kepala BNNK Konawe, Kompol (PNB) H. B. Tira Wijaya, mendorong agar komitmen pemberantasan narkoba diwujudkan melalui kegiatan nyata dan berkelanjutan, terutama di lingkungan kerja sektor pertambangan yang memiliki risiko pekerjaan tinggi.
Sebelumnya, BNNK Konawe dan PT BKM menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) P4GN pada 21 September 2026. Kerja sama tersebut kemudian diperkuat melalui Workshop Penggiat P4GN bagi instansi pemerintahan dan perusahaan se-Kabupaten Konawe Utara pada 7 Oktober 2026 di Aula Baperida Kabupaten Konawe Utara.
Rangkaian kegiatan ini menjadi upaya untuk menerjemahkan komitmen bersama menjadi program nyata dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
BNNK Konawe Dorong Program Perusahaan Bersinar
Melalui kegiatan deteksi dini tersebut, BNNK Konawe mendorong penerapan program Perusahaan Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai bagian dari budaya kerja dan perlindungan pekerja.
Kompol (PNB) H. B. Tira Wijaya menekankan pentingnya keterlibatan perusahaan dalam mendukung upaya P4GN. Di sektor pertambangan dan industri, pencegahan penyalahgunaan narkoba berkaitan erat dengan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), produktivitas, kedisiplinan, serta keamanan dan ketertiban masyarakat.
Deteksi dini yang disertai edukasi dan tindak lanjut sesuai ketentuan diharapkan dapat memperkuat pencegahan sejak dari lingkungan kerja.
Keterlibatan perusahaan juga dinilai strategis untuk menekan risiko penyalahgunaan narkoba dan membantu memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.
Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi antara BNNK Konawe, manajemen perusahaan, pekerja, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait.
Perusahaan Tambang Diajak Aktif dalam P4GN
BNNK Konawe mengapresiasi komitmen PT BKM yang telah menindaklanjuti kerja sama P4GN melalui kegiatan deteksi dini.
Langkah tersebut diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lain di Kabupaten Konawe Utara maupun Kabupaten Konawe agar tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama dan sosialisasi, tetapi juga melaksanakan program nyata.

Sejumlah upaya yang dapat dilakukan antara lain tes narkoba berkala sesuai ketentuan, penyuluhan bahaya narkoba, penguatan kebijakan internal perusahaan, serta koordinasi dengan BNNK Konawe untuk mendukung pencegahan dan penanganan yang tepat.
Kepala BNNK Konawe, Kompol (PNB) H. B. Tira Wijaya, juga mengajak perusahaan di sektor pertambangan, industri pengolahan, konstruksi, perkebunan, dan sektor usaha lainnya agar membangun kemitraan aktif dalam pelaksanaan P4GN.
Setiap kebijakan pemeriksaan dan tindak lanjut perlu dilaksanakan secara profesional dan proporsional, sesuai peraturan perundang-undangan, dengan tetap menghormati hak pekerja serta menjaga kerahasiaan hasil pemeriksaan.
Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih Narkoba
Melalui kesinambungan antara MoU, workshop penggiat P4GN, dan kegiatan deteksi dini, BNNK Konawe menegaskan pentingnya mengubah komitmen menjadi tindakan nyata yang berkelanjutan.
Semangat “Perusahaan Bersinar, Konawe Bersinar” diharapkan menjadi gerakan bersama untuk melindungi keselamatan pekerja, menjaga ketahanan keluarga, meningkatkan produktivitas, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Konawe yang bersih dari narkoba.
Pencegahan narkoba di lingkungan kerja bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan dan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh pekerja dan masyarakat.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, lingkungan kerja yang aman, produktif, dan bersih dari narkoba diharapkan dapat semakin terwujud. (Ris)










































