KENDARINEWS.COM–Dukungan investasi PT. Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa Kabupaten Konawe mengalir dari masyarakat Routa. Dua kelompok massa berbeda menggelar aksi unjuk rasa pada waktu yang sama dikantor DPRD Konawe, Selasa (7/4/2026).
Dua elemen massa itu adalah Konsorsium Masyarakat Pribumi Routa Konawe Mepokoaso (KMPRKM) dan Himpunan Aktivis Muda (HAM) Konawe. Mereka menyuarakan dukungan yang sama. Aspirasi dua kelompok massa itu diterima Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya dan Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim.
Massa KMPRKM dengan lantang menyatakan bahwa kelompok Aliansi Masyarakat Routa yang mengusung wacana “Save Routa” yang selama ini vokal mengkritisi SCM bukanlah perwakilan dari masyarakat pribumi Routa. “Kami menyatakan sikap tegas. Oknum yang mengatasnamakan Save Routa itu bukan bagian dari kami. Kami masyarakat yang hidup berdampingan dengan investasi ini justru merasakan manfaatnya,” ujar Koordinator KMPRKM, Randi Liambo.
Randi Liambo mengatakan dukungan penuh keberadaan PT.SCM karena dinilai telah membawa kemajuan signifikan. PT.SCM membangun infrastruktur jalan, fasilitas umum, pengembangan SDM melalui program beasiswa, hingga bantuan usaha bagi masyarakat lingkar tambang.
“Kami putra asli dari leluhur di Kecamatan Routa. Kami tidak mengatasnamakan oknum-oknum tertentu, tidak mengatasnamakan politik ataupun kelompok tertentu. Kami melegitimasi diri sebagai penduduk asli pribumi yang ingin perubahan tanpa konflik sosial ataupun horizontal di daerah kami,” tegas Randi Liambo.

Ia menegaskan kehadiran mereka menyampaikan aspirasi mendukung investasi PT.SCM karena perusahaan itu memberikan dampak positif dari sektor ekonomi, pendidikan dan sosial masyarakat di tanah Routa.
“Kami mendukung untuk dibangun smelter atau pabrik, tapi kami tidak mendukung jika ada oknum-oknum yang mengatas namakan masyarakat Routa yang mencoba memecah rumpun keluarga kami di sana,” ungkap Randi.
Senada dengan KMPRKM, massa Himpunan Aktivis Muda (HAM) Konawe menyatakan dukungannya atas investasi di Routa. Jenderal Lapangan HAM, Agus Salim Misman dalam orasinya mendesak agar Bupati dan Ketua DPRD Konawe untuk mendukung investasi di Konawe khususnya di Kecamatan Routa, salah satunya PT. SCM.
“Investasi yang masuk ini tentu memberikan dampak positif bagi daerah ini, bukan hanya di Routa saja tetapi masyarakat Konawe melalui sumber Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima oleh daerah,” ujar Agus Salim.
Aspirasi dua kelompok massa itu diterima Wakil Bupati Konawe, . Syamsul Ibrahim. Ia menegaskan hadirnya investasi di Konawe khususnya Kecamatan Routa berdampak positif bagi daerah maupun masyarakat.
“Kecamatan Routa dari hari ke hari mengalami kemajuan. Akses jalan sampai di Desa Parudongka. Semua ini karena pemerintah daerah dan khususnya keluarga besar Routa ikhlas membuka diri untuk masuknya investasi, mulai dari masuknya investasi sawit dan tambang. Investasi ini akan membantu mempercepat proses peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan routa,” ujar Wakil Bupati Syamsul.
Selain itu, investasi yang masuk di Routa berdampak pada peningkatan SDM melalui program beasiswa dari perusahaan. “Sudah ada anak-anak kita yang biaya pendidikannya diatensi melalui program beasiswa oleh perusahaan. Hal ini sebuah harapan masa depan bagi kita,” tutur Wakil Bupati Syamsul.
Terkait desakan pendirian smelter oleh PT. SCM, Wakil Bupati Syamsul mengatakan mesti mengacu pada regulasi yang ada. “Regulasi yang saya baca bahwa untuk sementara ada moratorium pembangunan smelter. Ini Keputusan pusat,” tegas Wakil Bupati Syamsul.
Sementara itu, Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, menegaskan dukungan DPRD Konawe pada investasi PT.SCM. “Kenapa kami dukung? Karena masyarakatnya sendiri sudah mendukung penuh,” ujarnya.

Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya (tengah) menerima aspirasi massa Konsorsium Masyarakat Pribumi Routa Konawe Mepokoaso (KMPRKM) dan Himpunan Aktivis Muda Konawe (HAM) di pelataran kantor DPRD Konawe, Selasa (7/4/2026).
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak terpancing provokasi yang bisa memicu benturan horizontal. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Konawe sangat memperhatikan Kecamatan Routa, terbukti dengan adanya alokasi APBD untuk beasiswa dan infrastruktur yang dikoordinasikan dengan PT. SCM.
“Dalam waktu dekat, saya bersama teman-teman DPRD akan turun ke Kecamatan Routa dan melihat fakta sebenarnya serta memastikan investasi berjalan sesuai harapan masyarakat,” tutup I Made Asmaya. (din)









































