Miliki 4,3 Kg Sabu, Pemuda Asal Muna Terancam Hukuman Mati

KENDARINEWS.COM–Jusman alias Oyha Bin Mansur (24), kini harus berurusan dengan hukum dan terancam hukum mati. Pria asal kabupaten Muna itu ditangkap aparat Satres Narkoba Polres Konawe di kelurahan Inolobunggadue kecamatan Unaaha, Konawe. Ia diduga kerap mengedarkan narkoba jenis sabu di daerah tersebut.

Kapolres Konawe AKBP Ahmad Setiadi SIK mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat, kerap terjadi penyalahgunaan obat-obataan terlarang di Kelurahan Inolobunggadue yang dilakukan oleh tersangka bernama Jusman. Mendapati laporan tersebut, tim Satres Narkoba yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba Iptu Asriady melakukan pengamatan dan pembuntutan.

“Kemudian, personel Satres Narkoba melakukan penangkapan yang disaksikan langsung oleh RT dan RW kelurahan Inolobunggadue,” ujar AKBP Ahmad Setiadi, Rabu (31/5).

Ahmad Setiadi menerangkan, setelah dilakukan penggeledahan, tim Satres Narkoba berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa satu unit Handphone, satu buah timbangan digital berwarna silver, satu buah alat isap (bong), serta 33,50 gram yang diduga sabu terbungkus dalam pembungkus rokok.

‚ÄúPertama kita dapatkan 33,50 gram yang diduga sabu di TKP pertama,” sambungnya.

AKBP Ahmad Setiadi juga membeberkan, pihaknya kemudian melakukan pengembangan dan mendapatkan petunjuk lalu kemudian melakukan penggeledahan di salah satu gudang yang tak jauh dari TKP pertama.

“Kurang lebih setengah jam kemudian, kita dapatkan target yang lebih besar kurang lebih 4,3 Kilo Gram,” ungkapnya.

Perwira dua balak itu menambahkan, untuk saat ini tersangka yang diamankan baru satu orang. Pihak Polres Konawe pun bakal terus melakukan pengembangan atas kasus tersebut.

“Motif tersangka diduga sebagai pengedar, mengenai motif lain, kami masih melakukan pengembangan. Tersangka bakal dijerat Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 114 ayat, subsider 112 ayat 2 dengan maksimal hukuman mati,” pungkasnya. (adi/KN).

Tinggalkan Balasan