KENDARINEWS.COM— Peran strategis Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) semakin terasa dalam memacu pembangunan daerah. Bank Sultra resmi menyiapkan fasilitas pembiayaan konstruksi senilai Rp20,55 miliar untuk mendukung kelancaran pelaksanaan program unggulan pemerintah, Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), di wilayah Sulawesi Tenggara.
Dengan total 9 proyek yang menjadi sasaran pembiayaan, langkah ini menegaskan posisi Bank Sultra sebagai mitra utama dan penopang keuangan terpercaya bagi pelaksanaan proyek-proyek strategis di kawasan ini.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan bahwa dukungan ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan wujud tanggung jawab dan kehadiran bank daerah di tengah masyarakat.
“Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sultra siap berdiri di barisan terdepan untuk menyukseskan program-program strategis pemerintah. Khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur kawasan pesisir melalui proyek Kampung Nelayan Merah Putih,” tegas Andri, Kamis (22/10/2026).
Hingga saat ini, Bank Sultra telah menyalurkan pembiayaan untuk 5 proyek dengan total plafon mencapai Rp7,6 miliar. Proyek tersebut tersebar di Kabupaten Buton Utara, Muna Barat, Muna, Buton Tengah, dan Buton. Sementara itu, 4 proyek lainnya yang bernilai Rp12,95 miliar sedang dalam proses akhir penyaluran, mencakup wilayah Kota Baubau, Buton Selatan, Wakatobi, Muna, Konawe, Kolaka, hingga Kolaka Utara.
Pembiayaan ini berbentuk Kredit Modal Kerja Konstruksi, yang dirancang khusus untuk menjamin kelancaran arus kas para pelaksana proyek selama pengerjaan fisik berlangsung. Dengan demikian, kendala pendanaan tidak lagi menjadi penghambat, sehingga proyek dapat selesai tepat waktu dengan hasil berkualitas.
“Dukungan pendanaan ini adalah komitmen nyata kami. Agar para pelaksana proyek dapat menyelesaikan pengerjaan fisik secara tepat waktu dan berkualitas,” tambah Andri.
Di wilayah Sulawesi Tenggara sendiri, program KNMP mencakup 19 paket proyek dengan total nilai kontrak mencapai Rp203,77 miliar. Angka tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi yang digerakkan, dan Bank Sultra hadir untuk memastikan roda perekonomian tersebut terus berputar.
Melalui langkah ini, Bank Sultra tidak hanya sekadar menyalurkan dana, tetapi berperan aktif membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat bagi masyarakat pesisir. Pembangunan infrastruktur yang didukung diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah, membuka akses pasar yang lebih luas, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan ribuan keluarga nelayan di Sulawesi Tenggara.










































