BPTD Kendari Gelar Bimtek Keselamatan Lalu Lintas untuk Guru TK–PAUD

KENDARINEWS.COM — Balai Pengawasan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kendari menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) bagi puluhan guru Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Kendari, Selasa (23/12). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala BPTD Kelas II Sulawesi Tenggara, Husni Mubarak.

Program ini bertujuan menanamkan pondasi keselamatan lalu lintas sejak usia dini. Kegiatan Bimtek diisi dengan materi yang bersifat praktis serta metode pengajaran kreatif agar memudahkan para guru dalam menyampaikan pemahaman keselamatan lalu lintas kepada anak-anak.

Dalam sambutannya, Husni Mubarak menekankan bahwa isu keselamatan berlalu lintas bukan merupakan tanggung jawab satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menyebutkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih kerap terjadi, sehingga edukasi keselamatan tidak perlu menunggu anak-anak tumbuh dewasa.

“Kita semua menyadari bahwa kecelakaan lalu lintas masih sering terjadi. Namun, kita tidak perlu menunggu sampai anak-anak tumbuh dewasa untuk mengajarkan mereka tentang keselamatan. Sebaliknya, pondasi kesadaran harus ditanamkan sejak usia dini, masa di mana karakter dan kebiasaan mereka sedang terbentuk,” ujar Husni.

Husni menilai peran guru TK dan PAUD sangat strategis dan fundamental dalam upaya menanamkan kesadaran keselamatan lalu lintas. Menurutnya, anak-anak usia dini berada pada periode emas pembentukan kebiasaan, sehingga dengan bimbingan yang tepat, guru memiliki peran besar dalam menanamkan nilai-nilai dasar pemahaman lalu lintas. Materi pembelajaran yang ditekankan antara lain disiplin menyeberang jalan di zebra cross, pengenalan rambu-rambu lalu lintas, pentingnya penggunaan helm, serta kelengkapan keselamatan lainnya saat berkendara atau berada di jalan raya.

Program Bimtek SALUD yang diselenggarakan BPTD Kelas II Kendari ini dirancang bukan sekadar kegiatan teori, melainkan sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang bertanggung jawab di jalan. Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan memperoleh dua hal utama, yakni pemahaman komprehensif mengenai konsep dasar keselamatan transportasi dan lalu lintas, serta kemampuan mengadaptasi dan mengintegrasikan materi SALUD ke dalam kurikulum TK dengan cara yang menyenangkan. Metode pembelajaran tersebut meliputi penggunaan lagu, permainan, role play, maupun media pembelajaran lain yang mudah dipahami anak-anak.

Sebagai perpanjangan tangan Kementerian Perhubungan di Sulawesi Tenggara, BPTD Kelas II Kendari menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengenalan keselamatan lalu lintas sejak usia dini. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan materi edukasi yang terkini, pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta kolaborasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pendidikan Kota Kendari dan lembaga PAUD lainnya.

“Mari kita jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara sektor transportasi dan pendidikan. Kelak, dari kegiatan ini akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bertanggung jawab dan berkeselamatan di jalan raya. Mereka adalah pelopor keselamatan masa depan kita,” tegas Husni menutup sambutannya.

Kegiatan yang dihadiri lebih dari 50 guru TK dan PAUD se-Kota Kendari ini ditutup dengan sesi tanya jawab serta demonstrasi praktis metode pengajaran materi SALUD. Melalui sesi tersebut, para peserta diharapkan lebih siap untuk menerapkan materi keselamatan lalu lintas di kelas masing-masing.

Tinggalkan Balasan