KENDARINEWS.COM-Di tengah gelombang perubahan dan inovasi di lingkungan aparatur sipil negara (ASN), muncul sosok muda yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendukung pembangunan provinsi. Dia adalah Yossi Adi Yan, S.STP, M.M – Penata Keprotokolan di Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang dengan cepat membangun jejak sebagai tokoh birokrat muda yang cerdas, adaptif, dan berkomitmen.

Lahir di Kendari pada 18 Desember 1998, Yossi memulai karirnya sebagai ASN sejak usia muda. Dia resmi menjadi CPNS pada 1 Agustus 2020 dan segera diangkat sebagai PNS setahun kemudian. Hingga saat ini, dia telah memiliki masa kerja 4 tahun dan menjabat sebagai Penata Muda Tingkat I (Golongan III/b) sejak 1 Agustus 2024 – bukti prestasi dan kepercayaan yang diberikan oleh instansi.

Jalur karirnya yang dinamis menunjukkan fleksibilitas dan kemampuan menguasai berbagai bidang. Sebelum menjabat sebagai Penata Keprotokolan sejak Januari 2025, Yossi pernah bertugas sebagai Analis Protokol di Biro Administrasi Pimpinan Provinsi, Analis Sistem Informasi di Setda Kota Kendari, serta Analis Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Setiap jabatan menjadi langkah belajar untuk memperdalam wawasan tentang tata pemerintahan dan kebutuhan masyarakat.
Yang membedakan Yossi adalah keinginannya yang besar untuk terus mengembangkan kompetensi. Tahun 2025 saja, dia mengikuti puluhan pelatihan dan sertifikasi penting, antara lain tentang Change Management, Public Policy Consulting, Leadership And Developing Innovation Culture, Design Thinking, dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah – sebagian besar diadakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN). Hal ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya kemampuan future skills dalam menghadapi tantangan pemerintahan modern.
Dengan latar belakang pendidikan Sarjana Terapan Teknologi Pemerintahan (S.STP) dan Magister Manajemen (M.M), Yossi menggabungkan pengetahuan teknis dengan kemampuan manajerial yang kuat.
Sebagai tokoh birokrat muda, Yossi menjadi contoh bagi generasi muda yang ingin berkontribusi dalam pembangunan negara. Dedikasinya, semangat belajar yang terus-menerus, dan pandangan yang luas menjadikannya “pengawal pembangunan” yang siap membawa perubahan positif di lingkup kerjanya.









































