KENDARINEWS.COM- – Pelabuhan Kamaru, Donggala, dan Tondasi menjadi yang paling banyak menggunakan transaksi e-tiket di Sulawesi Tenggara (Sultra) berdasarkan data terbaru. Sebaliknya, Pelabuhan Baubau menempati posisi terbelakang meskipun jumlah transaksinya tertinggi, dengan persentase penumpang yang melakukan top up e-tiket hanya 0,06 persen.
Data menunjukkan, Pelabuhan Kamaru mencatat 502 transaksi kartu e-tiket dengan persentase penumpang yang melakukan top up yang signifikan. Di Pelabuhan Donggala, jumlah transaksi mencapai 1.662 dengan persentase top up sebesar 17,33 persen. Sementara itu, Pelabuhan Tondasi mencatat 821 transaksi kartu dengan persentase top up 16,08 persen.
Sebaliknya, Pelabuhan Baubau memiliki jumlah transaksi tertinggi yang mencapai 21.606, namun hanya 0,06 persen penumpangnya yang melakukan top up e-tiket. Kondisi ini menjadi perhatian karena menunjukkan potensi yang belum dimanfaatkan untuk memaksimalkan penggunaan sistem e-tiket.
Sebelumnya, Kadis Perhubungan Sultra Rajulan mengemukakan bahwa pelayanan terpadu melalui e-tiket ditujukan untuk memaksimalkan layanan kepada penumpang dan mempermudah akses tiket. Untuk mewujudkannya, Dishub menyusun langkah-langkah untuk meningkatkan pendapatan retribusi melalui e-tiket di pelabuhan, terminal, dan lokasi lainnya, antara lain:
- Penyebaran Luas & Integrasi: Mengaplikasikan e-tiket di semua titik akses retribusi (pelabuhan, terminal bus, stasiun angkutan umum, parkir) dan mengintegrasikan sistemnya agar dapat digunakan secara seragam, sehingga memudahkan masyarakat dan meningkatkan frekuensi penggunaan.
- Peningkatan Kesadaran & Kemudahan Akses: Melaksanakan kampanye edukasi tentang manfaat dan cara menggunakan e-tiket, serta menyediakan titik penjualan dan isi ulang yang mudah dijangkau (di lokasi retribusi, minimarket, dan aplikasi mobile).
- Pengawasan & Transparansi: Menggunakan sistem e-tiket untuk memantau transaksi secara real-time, mengurangi potensi kebocoran pendapatan (seperti pencurian atau manipulasi data), dan sesuai rekomendasi BPK agar sistem menjadi tidak ribet dan andal.
- Fitur Tambahan: Menambahkan fitur seperti langganan bulanan, diskon untuk pengguna rutin, atau integrasi dengan layanan lain (misal pembayaran layanan pelabuhan lainnya) untuk meningkatkan minat pengguna dan volume transaksi.
“Kami berharap langkah-langkah ini dapat meningkatkan penggunaan e-tiket di seluruh pelabuhan dan titik retribusi lainnya, sehingga tidak hanya mempermudah penumpang tetapi juga meningkatkan pendapatan retribusi daerah secara efektif,” tandasnya.









































