KENDARINEWS.COM — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme masyarakat terhadap konsumsi dan produksi kini semakin membaik. Menurutnya, perbaikan konsumsi didorong oleh meningkatnya kepercayaan publik serta permintaan domestik yang tetap terjaga.
Hal tersebut tercermin dari data penjualan ritel yang tetap melanjutkan tren positif di tengah dinamika ekonomi. Purbaya menjelaskan belanja masyarakat terus menunjukkan penguatan signifikan, terutama pada kategori barang-barang tahan lama.
“Di sektor riil, penjualan motor tumbuh 8,4% year-on-year, jadi sudah positif tinggi,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI beberapa waktu lalu.
Sementara itu, untuk kendaraan roda empat, Purbaya mengaku angkanya masih berada di zona negatif, tetapi tren pemulihan sudah terlihat jelas.
“Sementara mobil menunjukkan perbaikan walaupun masih negatif 4,14%, tetapi negatifnya sudah berkurang amat signifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Saya pikir bulan depan penjualan mobil juga akan mulai positif lagi,” tuturnya.
Dari sisi produksi, Purbaya mengungkapkan sektor manufaktur juga mencatatkan ekspansi. Ia menyebut Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur berada di level 51,2 pada Oktober, yang menandakan adanya peningkatan output dan permintaan baru.
Optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi masa depan juga terekam dalam data statistik. Indeks Ekspektasi Ekonomi tercatat mengalami kenaikan hingga mencapai angka 133,4.
“Secara keseluruhan, tingginya optimisme dan produksi ekspansif menjadi pondasi kokoh pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Purbaya tegas.
Menteri Keuangan juga menunjukkan grafik tren keyakinan konsumen yang sempat menurun sejak Mei hingga September. Namun, data Oktober menunjukkan lonjakan signifikan, menandakan kembalinya kepercayaan publik terhadap kondisi ekonomi.







































