KENDARINEWS.COM — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Konawe Selatan (Konsel) menggelar orientasi bagi wartawan se-Sulawesi Tenggara di Hotel Zam-Zam, Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo, Jumat (28/11). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Konsel, Annas Mas’ud, mewakili Bupati Konsel Irham Kalenggo.
Dalam sambutannya, Annas Mas’ud menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan orientasi yang digelar PWI Konsel. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Konsel selalu terbuka menjalin kolaborasi dengan insan pers.
“Peran media massa sangat dibutuhkan dalam penyebarluasan informasi kepada publik. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen tinggi untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan PWI,” ujar Annas.
Sekretaris PWI Sultra, Mahdar Tayong, menekankan bahwa orientasi merupakan syarat formal bagi wartawan yang ingin menjadi anggota PWI. Ia menegaskan wartawan yang belum mengikuti orientasi tidak dapat diterima dalam keanggotaan, sesuai hasil Kongres PWI di Solo tahun 2018.
“PWI sangat selektif dalam merekrut anggota. Mereka harus memahami integritas, profesionalisme, dan kode etik jurnalistik sebelum bergabung,” jelas Mahdar. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Konsel atas kemitraan yang terus terjalin.
Ketua Badan Kehormatan PWI Sultra, Rudi Ikhlas Iskandar, menambahkan bahwa orientasi menjadi upaya memperkuat keberadaan PWI di daerah. “Ini salah satu fase bergabung di PWI. Tidak cukup hanya bisa menulis, anggota PWI harus memahami kode etik dan prinsip kerja profesional,” kata Rudi.
Ketua Panitia Orientasi, Ramaluddin, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan penyelenggaraan kedua sejak PWI Konsel terbentuk. Ia menyebut orientasi bertujuan melahirkan insan pers yang profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.
“Kegiatan ini diikuti puluhan wartawan. Selain dari Konsel, ada pula peserta yang berasal dari Konawe Utara dan Kota Kendari,” ujar Ramaluddin.







































