Kemenkes Umumkan Virus HMPV Sudah Masuk di Indonesia, Banyak Anak Terpapar!

Anak-Anak Lebih Rentan

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, menambahkan bahwa kelompok anak menjadi yang paling banyak terpapar HMPV. Meski demikian, data spesifik mengenai jumlah kasus masih dalam tahap pendataan.

“Laporan ke Kemenkes menunjukkan ada beberapa anak yang terdeteksi HMPV. Tapi ini bukan virus baru. Publik jangan panik, cukup waspada,” ujar Aji.

Juru bicara Kemenkes, Widyawati, menambahkan bahwa gejala HMPV menyerupai flu biasa seperti batuk, demam, dan hidung tersumbat. Dalam kasus yang parah, virus ini dapat menyebabkan bronkitis atau pneumonia, terutama pada bayi, lansia, atau individu dengan gangguan imun.

Tidak Ada Larangan Perjalanan

Meski kasus HMPV meningkat di beberapa wilayah, Aji memastikan belum ada larangan perjalanan. “Kebanyakan kasus HMPV hanya menunjukkan gejala ringan, jadi masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan,” katanya.

Sebelumnya, CDC China melaporkan lonjakan kasus HMPV di kalangan anak-anak selama pekan 16-22 Desember 2024. Namun, Kemenkes RI menegaskan kondisi di Indonesia masih terkendali. (Antara/gil/kn)

Tinggalkan Balasan