KENDARINEWS.COM-– Universitas Halu Oleo (UHO) menambahkan 8 guru besar baru yang dikukuhkan dalam Upacara Senat Luar Biasa di Auditorium Mokodompit, Senin (9/2/2026). Plt Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M., menekankan agar para profesor baru memberikan kontribusi nyata untuk memajukan kampus dalam bidang keilmuan masing-masing.

Para guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Akhmad Marhadi, M.Sos., M.Si. (Fakultas Ilmu Budaya); Prof. Dr. Fransiscus Suramas Rembon, M.Sc. (Fakultas Ekonomi dan Bisnis); Prof. Dr. Ir. Rachmawati Hasid, M.Si., Prof. Dr. Wali Aya Rumbia, S.E., M.Si., serta Prof. Dr. Eng. Ir. Lucas Kano Manggala, ST., M.T, IPM. (Fakultas Pertanian); dan Prof. Dr. Ir. Ahmad Syarif Sukri, ST., M.T., IPM., Prof. Dr. Anas Nikoyan, M.Si., serta Prof. Dr. Eng. Ir. Sudarsono, S.T., M.Eng. (Fakultas Teknik).
“Dari total sekitar 1.600 dosen UHO, saat ini telah ada 170 guru besar dengan rincian 143 telah dikukuhkan sebelumnya, 8 yang hari ini dikukuhkan, dan 19 lainnya akan segera menyusul,” ujar Plt Rektor.

Menurutnya, persentase guru besar UHO telah mencapai 11,4 persen, melampaui target minimal 10 persen dari total dosen yang telah ditetapkan. “Guru besar bukan sekadar gelar akademik, melainkan wujud pengamalan ilmu sesuai bidang masing-masing. Semakin besar kontribusi keilmuan yang diberikan, semakin bermakna pula raihan profesor tersebut,” tegasnya.
Plt Rektor juga mengingatkan bahwa jabatan guru besar merupakan puncak karir jabatan fungsional dosen, sehingga diharapkan para profesor baru dapat menghasilkan lebih banyak karya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh dosen yang telah berhasil mencapai jabatan guru besar. Semoga pencapaian ini membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu guru besar baru, Prof. Dr. Eng. Ir. Sudarsono, S.T., M.Eng., mengungkapkan rasa bangganya atas capaian yang diraih. “Gelar ini merupakan tonggak tertinggi dalam perjalanan akademik dan harus dibuktikan melalui karya nyata yang bermanfaat bagi mahasiswa, peningkatan kualitas penelitian, dan akreditasi institusi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa para guru besar akan terus berusaha memberikan kontribusi yang lebih baik, khususnya dalam pembimbingan mahasiswa agar lulusannya memiliki wawasan global, pengetahuan kuat, dan keterampilan mumpuni untuk bersaing di era kompetitif.








































