KENDARINEWS.COM — Sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari dan Woosong University, baru-baru ini IAIN Kendari menggelar guest lecture pada forum profesor di Woosong University, Korea Selatan.
Wakil Rektor III IAIN Kendari, Dr. Sitti Fauziah M., M.Pd, hadir sebagai pembicara dalam forum tersebut dan menyampaikan materi bertema “Sociocultural Factors in Language Use” yang menekankan pentingnya integrasi konteks sosial dan budaya dalam pembelajaran bahasa di era global.
“Pembelajaran bahasa tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial dan budaya masyarakat penuturnya. Oleh karena itu, penguatan aspek sosiokultural menjadi kunci dalam membangun kompetensi berbahasa yang utuh dan relevan secara global,” ujarnya.
Dr. Sitti Fauziah menjelaskan, pelaksanaan guest lecture ini sejalan dengan posisi strategis IAIN Kendari yang termasuk dalam 10 universitas Indonesia terpilih menjalin kerja sama dengan Woosong University melalui program IDegree.
“Dalam kesempatan tersebut, saya mengusulkan penambahan dua mata kuliah pilihan yang dapat diprogramkan bagi mahasiswa, yakni Introduction to World Literature dan Environmental Ethics, sebagai bagian dari penguatan kurikulum internasional,” jelasnya.
Selain pengembangan perkuliahan daring, juga direncanakan pelaksanaan short course bagi mahasiswa di Woosong University sebagai implementasi lanjutan dari MoU. Program ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus.
“Kami mendorong agar kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi benar-benar diimplementasikan melalui program akademik nyata seperti kuliah daring bersama dan short course yang dapat diikuti langsung oleh mahasiswa IAIN Kendari,” ungkapnya.
Director of International Office South and West Asia Woosong University, Rezia Usman, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan jumlah mahasiswa internasional yang menempuh perkuliahan di Korea Selatan dengan sistem yang lebih mudah dan efisien.
Sementara itu, Dekan JCFS Woosong University, Heachurl Park, mengapresiasi keterlibatan aktif IAIN Kendari dalam program IDegree pada semester sebelumnya. Ia berharap kolaborasi akademik dapat terus berkembang, baik dalam bentuk pertukaran dosen, riset bersama, maupun pengembangan program internasional lainnya.
“Presentasi akademik yang disampaikan Wakil Rektor III IAIN Kendari sangat relevan dengan perkembangan kajian bahasa global. Pembelajaran bahasa di seluruh dunia wajib mempertimbangkan faktor sosial dan budaya sebagai pondasi utama,” tutup Heachurl Park.









































