KENDARINEWS.COM–Bupati Konawe Yusran Akbar terus bergerak membangun daerahnya. Tak hanya fokus pada pembangunan fisik dan peningkatan derajat kualitas sumber daya manusia (SDM), Bupati Yusran mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk “naik kelas” dan mampu berdaya saing.
Ikhtiar itu ditunaikan Bupati Yusran dengan menyalurkan bantuan dana hibah UMKM kepada sejumlah kelompok usaha di Kabupaten Konawe. Bupati Yusran mengutus Asisten I Setda Konawe, Marjuni Ma’mir menyalurkan bantuan hibah tersebut, Selasa ((23/12/2025).
Dalam kesempatan itu, Marjuni Ma’mir menyampaikan pesan Bupati Yusran bahwa Pemerintah Daerah Konawe berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan sebagai upaya memperkuat peran UMKM dalam pembangunan daerah.
“Bantuan hibah yang disalurkan ini tidak semata-mata berorientasi pada pemberian modal usaha, melainkan disertai dengan pendataan yang akurat serta koordinasi lintas sektor,” ujar Bupati Yusran seperti dikutip Asisten I Marjuni Ma’mir.

PPID Diskominfo Konawe :
Asisten I Setda Konawe, Marjuni Ma’mir (kiri) menyampaikan arahan Bupati Konawe Yusran Akbar saat menyalurkan bantuan hibah UMKM kepada kelompok usaha di Kabupaten Konawe, Selasa (23/12/2025).
Langkah ini dilakukan agar UMKM mendapatkan dukungan yang tepat sasaran, mampu meningkatkan daya saing, dan berkontribusi dalam mewujudkan visi pembangunan Konawe Bersahaja.
“Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah,” tutur Marjuni Ma’mir menukil pesan Bupati Yusran.
Bupati Yusran kata Marjuni Ma’mir berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab oleh para pelaku UMKM melalui penerapan manajemen usaha yang baik, peningkatan kualitas produk, serta penguatan kelembagaan dan kelompok usaha yang berkelanjutan.
Aspek pendampingan dan pengawasan secara berkelanjutan sangat penting agar program tersebut memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Dengan demikian, UMKM diharapkan dapat naik kelas, bersaing di pasar yang lebih luas, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ungap Bupati Yusran seperti dituturkan Marjuni Ma’mir.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konawe, Djabal Nur Moita, mengatakan penerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi. “Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh kelompok usaha yang aktif dan membutuhkan dukungan modal,” ujarnya.
Para pelaku UMKM penerima bantuan menyambut baik program tersebut. Mereka mengaku bantuan dana hibah ini sangat membantu dalam mengatasi keterbatasan modal usaha serta memberikan semangat baru untuk mengembangkan usaha yang dijalankan.









































