Unsultra Tingkatkan Kompetensi Dosen Lewat Uji Sertifikasi Perkebunan

KENDARINEWS.COM — Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) bersama Lembaga Sertifikasi Profesi Perkebunan dan Hortikultura Indonesia (LSP-PHI) menggelar uji kompetensi untuk skema Manajer, Asisten Manajer, dan Asisten Kebun Kelapa Sawit. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dari Program Studi Agribisnis serta Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Unsultra.

Rektor Unsultra, Prof. Dr. Andi Bahrun, M.Sc., Agric, menyatakan bahwa uji kompetensi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan sumber daya manusia, khususnya para dosen. Dari 10 peserta yang mengikuti asesmen, seluruhnya dinyatakan kompeten atau lulus.

“Ini adalah langkah nyata untuk memperkuat kualitas SDM dosen, agar pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa berbasis kompetensi dan kebutuhan dunia kerja,” ujar Prof. Andi Bahrun.

Kegiatan ini juga sejalan dengan program pengembangan SDM perkebunan, khususnya kelapa sawit, yang tengah digalakkan secara nasional. “Sebelumnya, Unsultra menerima 30 mahasiswa penerima beasiswa dari Badan Pengelola Dana (BPD) Perkebunan Pusat yang kini menempuh pendidikan pada Program Studi Agribisnis semester I,” jelasnya.

Kedepan, mahasiswa penerima beasiswa tersebut juga akan diarahkan mengikuti sertifikasi kompetensi serupa. “Langkah ini diharapkan memastikan lulusan Unsultra kompeten di bidangnya dan siap terserap di dunia kerja, sehingga tidak ada lagi alumni yang menganggur,” tambahnya.

Sementara itu, Asesor LSP Perkebunan dan Hortikultura Indonesia sekaligus Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Haryadi, M.S, menekankan bahwa pendidikan formal saja tidak cukup dalam menyiapkan SDM saat ini.

“Yang lebih penting adalah memastikan setiap individu memiliki kompetensi yang memadai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Oleh karena itu, uji kompetensi menjadi langkah strategis dan mutlak dilakukan,” kata Prof. Haryadi.

Ia menambahkan, LSP-PHI berkomitmen menyiapkan pendidik dan unsur manajemen untuk terlebih dahulu mengikuti uji kompetensi, agar saat mahasiswa diuji, dosen dan penguji memiliki pemahaman dan kompetensi lebih tinggi.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga uji kompetensi ini berjalan lancar, sukses, dan mendapat ridho dari Allah SWT,” tutup Prof. Haryadi.

Tinggalkan Balasan