Jepang Diguncang Gempa M7,5

KENDARINEWS.COM — Jepang kembali diguncang rangkaian gempa kuat sejak Senin (8/12/2025) malam. Setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,5, wilayah utara dan tengah Jepang terus dilanda gempa susulan.

Survei Geologi AS (USGS) melaporkan bahwa gempa susulan berkekuatan M6,6 terjadi beberapa jam setelah guncangan awal, disusul gempa M5,1. Dalam waktu kurang dari 24 jam, setidaknya 10 gempa susulan dengan magnitudo 1,5 atau lebih telah tercatat.

NHK melaporkan bahwa guncangan susulan dirasakan di wilayah yang luas. “Gempa susulan dirasakan cukup luas di Jepang utara dan tengah,” ungkap media tersebut, dikutip Rabu (10/11/2025).

Badan Meteorologi Jepang (JMA) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan tingkat tertinggi terkait potensi terjadinya megaquake. Ini merupakan pertama kalinya peringatan level tersebut diterbitkan sejak sistem itu diberlakukan pada 2022.

Peringatan tersebut mencakup area sepanjang 1.300 kilometer, dari Chiba di timur Tokyo hingga Hokkaido. Pemerintah juga mendesak warga pesisir Pasifik tetap siaga sepanjang minggu ini dan menyiapkan rencana evakuasi.

“Risiko gempa yang lebih besar belum sepenuhnya berakhir. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama di sepanjang pesisir,” ujar seorang pejabat JMA.

Pemerintah Jepang memproyeksikan skenario terburuk apabila gempa besar terjadi di lepas pantai, termasuk tsunami hingga 30 meter, potensi korban mencapai 199.000 orang, kerusakan hingga 220.000 rumah, serta kerugian ekonomi sekitar 31 triliun yen atau setara Rp3.274 triliun.

Gempa M7,5 pada Senin malam melukai sedikitnya 34 orang dan memicu peringatan tsunami. Gelombang setinggi 70 sentimeter terdeteksi di sejumlah komunitas pesisir sebelum seluruh peringatan dicabut pada Selasa (9/12/2025) pagi. Pemeriksaan darurat tetap dilakukan di pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah timur laut untuk memastikan tidak ada kerusakan.

Guncangan utama tercatat terjadi sekitar pukul 23.15 waktu setempat di Samudra Pasifik, sekitar 80 kilometer lepas pantai Aomori. Pemerintah Jepang terus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang lebih kuat dalam beberapa hari mendatang. (CNBC Indonesia)

Tinggalkan Balasan