KENDARINEWS.COM — Turunnya Dana Transfer ke Daerah (TKD) membuat kepala daerah harus berpikir keras untuk menyesuaikan anggaran. Porsi belanja di APBD 2026 terbatas, sementara banyak program prioritas yang harus diselesaikan. Untuk menutup kekurangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta terus berupaya mencari tambahan anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi.
Kondisi tersebut menjadi latar penting kunjungan Komisi V DPR RI ke Kabupaten Kolaka, yang membidangi sektor infrastruktur, perhubungan, perumahan rakyat, pembangunan daerah tertinggal, dan penanggulangan bencana semua masuk prioritas Pemkab Kolaka.
Bupati Kolaka Amri menyampaikan apresiasi kepada Komisi V DPR-RI atas kunjungan kerja spesifik di Kolaka, khususnya di wilayah Pomalaa, yang menjadi pusat aktivitas industri dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kehadiran Komisi V DPR-RI di Kolaka merupakan momentum penting bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan transportasi. Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat dalam pengembangan fasilitas publik strategis di daerah,” ujar Amri, kemarin.
Menurut Bupati, kunjungan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperjuangkan berbagai program prioritas, mulai dari pembangunan jalan, jembatan, fasilitas transportasi darat dan laut, hingga infrastruktur pendukung lainnya yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah.
Rombongan Komisi V DPR-RI meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana, termasuk akses transportasi strategis yang menunjang konektivitas wilayah. Peninjauan tersebut diharapkan menjadi dasar untuk memperkuat usulan program pembangunan melalui kementerian terkait, sehingga dukungan anggaran dari pemerintah pusat dapat lebih tepat sasaran.
Ketua Komisi V DPR-RI, Lasarus, menegaskan komitmennya mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah, termasuk Sulawesi Tenggara. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae, menilai Kolaka memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang strategis, sehingga layak mendapat perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah pusat.
Bupati Amri menekankan, sinergi dengan pemerintah pusat melalui Komisi V DPR-RI menjadi peluang penting untuk mendorong percepatan pembangunan daerah, khususnya sektor infrastruktur yang menjadi prioritas strategis. Pemkab Kolaka optimistis dukungan ini akan memperkuat kapasitas fasilitas publik, meningkatkan konektivitas wilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Dengan adanya kunjungan ini, pemerintah daerah berharap program-program prioritas seperti pembangunan jalan poros, perbaikan jembatan kritis, dan pengembangan transportasi darat serta laut dapat segera direalisasikan, sehingga membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kolaka.







































