Tujuh Mahasiswa Vokasi UHO Magang di Jepang

KENDARINEWS.COM — Implementasi Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) sangat bermanfaat bagi mahasiswa dalam memberikan kesenpatan untuj menguasai berbagai keilmuan menghadapi bursa kerja yang kompetitif. Mahasiswa akan lebih berinovasi dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.

Sebagai bentuk implementasi program MBKM tersebut, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Halu Oleo (UHO) mengutus tujuh mahasiswa Prodi D3 Teknik Mesin untuk mengikuti program magang di Jepang. Direktur Program Pendidikan Vokasi UHO, Dr. Eng. Sudarsono, S.T., M.Eng., mengatakan bahwa proses pemagangan di Jepang tersebut merupakan salah satu wujud program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Seluruh mahasiswa di Indonesia, termasuk UHO diberikan kesempatan untuk melakukan pemagangan. Namun, pihaknya mengambil inisiatif untuk melakukan pemagangan di luar negeri. “Karena kesempatan magang di luar negeri ini sangat luar biasa. Di samping mendapat pengetahuan, informasi dan trilogi budaya, majasiswa juga digaji oleh pihak perusahaan. Adapun tujuh mahasiswa tersebut, yaitu Gugun Gunawan, Ramadhan, Andi Sulaeman, Alfiyan Dewani Syahid, Krismon La Maru, Muhammad Maftuh dan Romy Hermawan,” ungkapnya, saat pelepasan mahasiswa magang, Kamis (26/1).

Menurut Sudarsono, momen tersebut merupakan kesempatan yang sangat luar biasa bagi mahasiswa vokasi, khususnya bagi D3 Teknik Mesin UHO Kendari. Ia pun berpesan agar ketujuh mahasiswa yang mendapatkan kesempatan magang di Negeri Sakura Jepang tersebut bisa memanfaatkan waktunya sebaik mungkin untuk mengasah kemampuan. “Manfaatkan kesempatan ini, jaga apa yang baik, harus profesional dalam bekerja, karena Jepang itu adalah negara yang sangat luar biasa. Semoga ini bisa menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan bagi diri mereka maupun keluarganya,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Koordinator Program Studi D3 Teknik Mesin UHO Kendari, Prinob Aksar, ST., MT, mengungkapkan bahwa, ketujuh mahasiswa tersebut akan diberangkatkan pada 30 Januari 2023 mendatang. Dimana ketujuh mahasiswa itu ditempatkan selama kurang lebih satu tahun, di perusahaan yang bergerak di bidang otomotif yakni, Yorozu Pita Corporation, yang berlokasi Nakatsu, Provinsi Oita, Jepang. Ia memastikan bahwa mahasiswa yang diberangkatkan tersebut adalah mahasiswa-mahasiswa yang berkompetensi dan memiliki perilaku yang baik. “Sehingga kami juga berani untuk mengikutkan mereka dalam proses seleksi magang ini,” bebernya.

Lanjut dia, semoga mereka bisa menggunakan waktu magang dengan sebaik mungkin. Sehingga dapat menyerap banyak hal positif selama di sana. “Kami harapkan, selama mengikuti magang mereka dapat menyerap pengalaman. Utamanya budaya, kerja dan disiplin waktu,” bebernya.

Ia menambahkan, pihaknya mengharapkan ke depan kuota magang bisa bertambah. Bagi mereka yang memiliki keinginan mengikuti magang dapat menyiapkan diri dari sisi akademik maupun secara fisik. (win/b)

Tinggalkan Balasan