KENDARINEWS.COM– Universitas Terbuka (UT) Kendari kembali mewisuda 242 lulusan yang berasal dari 17 kabupaten/kota di wilayah Sulawesi Tenggara. Acara wisuda ini berlangsung khidmat di Sahid Azizah Syariah Hotel and Convention Kendari, Kamis (23/4/2026).
Para lulusan ini diharapkan tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Wakil Rektor III UT, Prof. Dr. Paken Pandiangan, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa dari total lebih dari 300 calon wisudawan, sebanyak 242 orang hadir mengikuti prosesi wisuda. Sebagian lainnya tidak dapat hadir dikarenakan berbagai kendala, terutama faktor pekerjaan.
“Sebagian besar lulusan merupakan mereka yang telah bekerja, baik di instansi pemerintah maupun sektor swasta. Namun, ada juga yang sebelumnya lulusan SLTA dan bekerja di sektor informal, kemudian melanjutkan pendidikan di UT hingga berhasil menyelesaikan studinya,” ujar Paken.
Oleh karena itu, ia menekankan agar para alumni dapat kembali ke institusi masing-masing dengan kapasitas dan kompetensi yang lebih tinggi. Selain itu, lulusan didorong untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang kerja sesuai bidang keahlian masing-masing.
“Para alumni diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Hal ini sejalan dengan visi universitas untuk mencetak lulusan yang mandiri dan berdaya saing,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak alumni untuk terus berkontribusi, salah satunya melalui partisipasi dalam penggalangan dana abadi. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk penguatan sentra karir, penempatan kerja, serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berkebutuhan khusus.
Sementara itu, Direktur UT Kendari, Anfas, S.T., M.M., mengungkapkan bahwa program studi yang mendominasi kelulusan kali ini adalah Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Ilmu Hukum, yang berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
“Bagi yang sudah bekerja, diharapkan mampu meningkatkan kualitas kinerja dan terus mengembangkan karir. Sedangkan bagi lulusan baru, diharapkan memiliki jiwa kewirausahaan. Peran lulusan tidak hanya meningkatkan kapasitas diri, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Anfas.
Dorong Peningkatan Minat Studi Pascasarjana
Di sisi lain, Prof. Dr. Maman Rumanta, M.Si., menyampaikan pentingnya peningkatan minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Pascasarjana. Saat ini, UT Kendari terus mendorong pertumbuhan mahasiswa S2 dan S3 melalui berbagai kerja sama dengan pemerintah daerah dan sektor industri, termasuk perusahaan tambang.
“Ke depan, diharapkan terbentuk kelas-kelas khusus yang dikelola langsung di daerah agar proses belajar lebih optimal dan mahasiswa dapat lulus tepat waktu. Program magister ditargetkan selesai 2-2,5 tahun, dan doktor 3-3,5 tahun,” terangnya.
Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) yang terus bertransformasi menuju world class university, UT saat ini memiliki sembilan program studi pascasarjana, di mana enam di antaranya telah meraih akreditasi Unggul.
“Masyarakat tidak perlu lagi mencari program unggul di luar daerah, karena UT telah menyediakan pilihan studi berkualitas mulai dari jenjang S1 hingga Pascasarjana,” tutupnya.









































