Bupati Bombana Intensifkan Lobi Pusat, Optimalkan Pembangunan di Tengah Efisiensi Anggaran

KENDARINEWS.COM- – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana terus berupaya menjaga ritme pembangunan di tengah gelombang efisiensi anggaran nasional. Bupati Bombana, H. Burhanuddin, S.E., M.Si., memilih langkah progresif dengan mengintensifkan lobi ke pemerintah pusat. Hal ini dilakukan untuk memastikan pembangunan tetap berjalan dan kebijakan strategis tetap terlaksana meski ada pengetatan fiskal.

“Kepala daerah tidak cukup hanya mengelola keterbatasan anggaran, tetapi harus aktif mencari peluang baru di pusat,” ujar Bupati Burhanuddin saat menerima kunjungan silaturahmi dari Direktur Utama (Dirut) Kendari Pos, Mahdar Tayyong, Direktur Awal Nurjadin, dan jajaran manajemen Kendari Pos di ruang kerjanya, Senin (1/12/2025).

Burhanuddin menjelaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terlepas dari kondisi fiskal yang menantang. Ia menekankan pentingnya memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa pembangunan akan terus bergerak. Untuk itu, Pemkab Bombana menetapkan skala prioritas pada program-program yang paling mendesak sambil terus membuka jalur komunikasi dengan kementerian terkait.

“Kita tidak boleh berhenti hanya karena anggaran terbatas. Kita harus bergerak, mengetuk pintu-pintu pusat, dan memastikan kebutuhan Bombana menjadi perhatian lebih,” tegasnya.

Upaya lobi pusat ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan strategi percepatan untuk membuka peluang mendapatkan tambahan anggaran dari pusat. Burhanuddin menyadari bahwa daerah yang pasif akan tertinggal dalam situasi efisiensi, sementara daerah yang agresif mencari peluang akan melaju lebih cepat.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian dan kerja nyata. Kita tidak menunggu, tetapi menjemput peluang,” tambahnya.

Bupati Burhanuddin memiliki visi besar untuk menjadikan Bombana sebagai daerah berdaya saing berbasis agrominapolitan. Sektor pertanian dan perikanan dianggap sebagai identitas dan masa depan Bombana.

“Visi saya adalah menjadikan Bombana berdaya saing di bidang pertanian dan perikanan. Dua sektor ini adalah kekuatan kita. Jika kita bangun dengan serius, ini bisa menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” jelasnya.

Keberhasilan pembangunan Bombana tidak hanya diukur dari proyek fisik, tetapi juga dari peningkatan kapasitas sektor produktif masyarakat. Burhanuddin menegaskan komitmennya terhadap visi-misi yang telah ditetapkan, dan program prioritas yang menyentuh langsung masyarakat harus tetap dijalankan.

“Saya ingin memastikan janji pembangunan tidak tergerus oleh efisiensi. Apa yang sudah saya tetapkan dalam visi-misi, itu yang harus dituntaskan,” tegasnya.

Burhanuddin menekankan bahwa pembangunan adalah tentang komitmen, keberanian, dan ketegasan arah. Ia ingin Bombana tetap menjaga momentum pertumbuhan dan tidak terjebak pada ketakutan fiskal.

“Keterbatasan anggaran bukan penghalang. Justru di situ letak tantangan kita. Kalau kita kreatif dan punya jaringan kuat, Bombana tetap bisa melaju,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Harian Kendari Pos, Dr. Mahdar Tayyong, menyatakan bahwa media memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Kendari Pos berkomitmen untuk membuka ruang publikasi bagi Pemkab Bombana dalam rangka memperkuat transparansi dan menyampaikan capaian pembangunan kepada publik.

“Kendari Pos memposisikan diri sebagai mitra konstruktif. Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Bombana untuk mempublikasikan program kerja, capaian, dan agenda strategis daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan