KENDARINEWS.COM–Ketua Badan Pembina Yayasan Mandala Waluya, Dr. Drs. H. La Ode Saafi, DAP & E., M.Sc (H.Ec), berhasil meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Penghargaan Dirjen Dikti melalui Lembaga Layanan Perguruan Tinggi wilayah XI ini diberikan atas perannya yang dinilai telah membawa banyak perubahan terutama keberhasilannya menggabungkan kampus Mandala Waluya Kendari dari Akademi Kesehatan Lingkungan (AKL), lalu beralih status menjadi sekolah tinggi ilmu kesehatan (Stikes) dan kini resmi menjadi universitas.
Dr. La Ode Saafi mengatakan bahwa perjuangannya sejak awal mendirikan kampus Mandala Waluya hingga mendapat penghargaan dari kementerian telah melewati banyak rintangan serta jalan yang tidak begitu mudah.
“Alasan saya terdorong dan terpanggil hingga mendirikan kampus Mandala Waluya Kendari ini adalah karena melihat situasi masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) yang harus merantau jauh keluar daerah agar bisa menempuh pendidikan berlatar belakang ilmu kesehatan,” kata La Ode Saafi, saat ditemui diruangannya, kemarin.
Lanjut, ia mengungkapkan, proses membuat nama Mandala Waluya menjadi seperti sekarang ini tidaklah mudah. Pihaknya banyak mengalami berbagai kendala seperti kurangnya minat masyarakat untuk melanjutkan studi di Mandala Waluya hingga kurangnya tenaga pengajar.
“Melihat kondisi tersebut membuat saya bergerak untuk terus melakukan inovasi dengan membuat beberapa program yang menjadi magnet untuk menarik mahasiswa berkuliah di kampus Mandala Waluya. Dan jumlah mahasiswa per tahunnya pun terus bertambah. Hingga beralih status menjadi universitas dan mendapat banyak penghargaan-penghargaan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, pihaknya akan terus berupaya melakukan gebrakan-gebrakan baru untuk perkembangan UMW Kendari. Baik dari sisi pengajaran maupun pelayanannya.
“Kami akan terus membenahi hal-hal yang kiranya masih perlu dikembangkan di UMW Kendari. Termasuk pada sistim pembelajarannya. Tentunya, dengan kerjasama atau pun kolaborasi antara penyelenggara dan pihak institusi,” paparnya.
Selain itu, Rektor UMW Kendari, Dr. Ratna Umi Nurlila, S.Si., M.Sc., mengatakan bahwa penghargaan yang diberikan kepada ketua pembina yayasan sesuai dengan peran dan kontribusinya dalam penggabungan perguruan tinggi.
“Tentunya, pihak kampus sangat berbangga mengingat hubungan antara institusi Mandala Waluya dan penyelenggara khususnya pembina masih tetap terjaga dengan baik. Sehingga saya berharap, kolaborasi ini tetap berjalan sebab untuk membangun sebuah kampus sangat dibutuhkan kerja sama,” pungkas Rektor UMW Kendari. (deh/KN)









































