KENDARINEWS.COM-– Proses seleksi calon mahasiswa baru (Maba) tahun 2026 telah bergulir secara nasional. Universitas Halu Oleo (UHO) menerima kuota mahasiswa baru sebesar lebih dari 8 ribu orang. Jumlah itu tak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Kuota ini akan didistribusikan ke tiga jalur penerimaan sesuai ketentuan nasional.
Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P., menjelaskan bahwa proporsi pembagian kuota mengikuti aturan umum, yaitu 30 persen untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 40 persen untuk Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan 30 persen untuk Seleksi Mandiri.
“Kami mengusulkan kuota total ke Kementerian, setelah ditetapkan maka dibagi ke tiga jalur dengan batasan minimum dan maksimum setiap jalur,” kata Prof. Santiaji di ruang kerjanya Senin (26/1/2026).
Meski total kuota tidak dapat ditingkatkan, terdapat fleksibilitas administratif. Jika kuota SNBP tidak terpenuhi, sisa kuota dapat dialihkan ke jalur SNBT. Proses penetapan kuota dilakukan secara bertahap, mulai dari pengajuan total, distribusi ke tiga jalur, hingga penyesuaian pasca-tiap tahap seleksi jika diperlukan.
Sementara itu menanggapi adanya sekolah yang kena blacklist alias pemblokiran, Prof. Santiaji memaparkan bahwa kondisi tersebut diakibatkan kesalahan pihak sekolah yang kemungkinan telah melakukan kecurangan seperti raport, ijazah atau sertifikat yang digunakan siswa nilainya tidak sah. Pemblokiran juga dapat dilakukan akibat adanya siswa yang lulus seleksi pada salah satu fakultas namun tidak mendaftar ulang (mengurangi kuota).
“Validasi persyaratan ini dilakukan panitia pusat di Kementerian melalui sistem online, jadi ketahuan di sistem nasional jika ada sekolah yang curang,” sambungnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik ini mengimbau orang tua dan calon mahasiswa agar tetap waspada terhadap informasi tidak resmi dan janji-janji kelulusan dari oknum tidak bertanggung jawab. “Proses seleksi bersifat online dan transparan. Pastikan dokumen prestasi yang diajukan sah dan valid. Jangan mudah percaya isu yang tidak berdasar,” pungkasnya.
Calon mahasiswa dan orang tua disarankan untuk selalu memantau informasi resmi melalui laman resmi SNPMB dan pengumuman resmi dari UHO.
