KENDARINEWS. COM–Pelaksana Tugas Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman, S.H., LL.M., menegaskan dosen atau pegawai UHO yang mengikuti assessment untuk menduduki jabatan struktural di luar kampus, baik eselon II maupun eselon I di lingkup pemerintah daerah atau kementerian, kini berstatus penuh sebagai pegawai di instansi tempat mereka bertugas.
Plt Rektor menjelaskan bahwa aturan terbaru mengharuskan perubahan status kepegawaian secara penuh bagi pegawai yang menempati jabatan tersebut (telah mengikuti asesment). Akibatnya, mereka tidak lagi tercatat sebagai pegawai aktif UHO. Jika ingin kembali, pengajuan tidak bisa langsung seperti sebelumnya. Yang bersangkutan harus megajukan permohonan kembali melalui mekanisme yang melibatkan Kemendiktisaintek dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Mengajukan dari awal, artinya mengajukan permohona kembali utnuk berstatus sebagai dosen di UHO. Universitas hanya mengusulkan ke kementerian, proses selanjutnya ditindaklanjuti BKN dan akhirnya harus mendapat persetujuan kementerian,” jelasnya.
Dr. Herman menambahkan proses ini lebih panjang dibanding prosedur sebelumnya yang cukup dengan persetujuan rektor. Kebijakan ini berlaku umum bagi seluruh pegawai UHO yang diperbantukan dan mengikuti assessment di luar institusi. Sementara itu, untuk pejabat pelaksana tugas (Plt) di Pemda, status kepegawaiannya cenderung bersifat terbagi sehingga tidak berpindah penuh seperti pada jabatan struktural tertentu yang telah megikuti proses asesment.
Meski demikian, Dr. Herman berharap mereka yang bertugas di luar tetap memberikan kontribusi bagi UHO melalui pemikiran, jejaring, maupun dukungan pengembangan institusi sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap almamater. Mantan Deka Fakultas Hukum UHo ini, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah terlihat pada sejumlah pejabat yang diberi amanah tanbahan di Pemda, meski dirinya menilai masih ada aspek yang perlu dievaluasi terkait tingkat keterlibatan dalam memajukan universitas yang menjadi hombase nya.
“Ada sekitar belasan pegawai UHO yang tercatat memiliki jabatan strategis di Pemda, pimpinan lembaga pendidkan tinggi. Bahkan menjadi Direktur di Kementerian, ini menjadi kebanggaan bagi UHO karena dipercaya pemerintah dan masyarakat. Kita berharap kehadiran mereka sesuai bidang tugasnya dapat turut memberikan kontribusi positif bagu pembangunan Sultra, khususnya kemajuan UHO. Kita tentu akan evaluasi ke depannya sejauh mana peran aktif mereka,” tutup Plt Rektor UHO.
