Gelar Sarjana Resmi Disandang, 702 Wisudawan UHO Siap Mengabdi

—Dwi Rahmahdania Sabet Predikat Terbaik

KENDARINEWS.COM– Universitas Halu Oleo (UHO) kembali melahirkan sarjana baru yang siap mengabdi untuk bangsa dan negara.

Plt Rektor UHO, Dr. Herman, S.H.,LL.M mengatakan bahwa wisuda hari Rabu, 15 april 2026 sebanyak 702 orang, yang tersebar dalam 14 Fakultas, dan Pascasarjana.

“Tahun 2026 ini, UHO telah menerapkan kebijakan baru terkait pelaksanaan wisuda. Pelaksanaan wisuda dilakukan setiap kali jumlah mahasiswa yang diusulkan oleh program studi telah mencapai kuota sebanyak 750 orang. Berbeda dengan sistem sebelumnya yang tidak memiliki target jumlah wisudawan karena pendaftaran bersifat bebas dan harus menunggu empat periode wisuda dalam satu tahun,” ujarnya saat sambutan.

Ia menjelaskan bahwa, setelah mahasiswa dinyatakan lulus yudisium, program studi dapat langsung mendaftarkan mahasiswa tersebut untuk mengikuti wisuda melalui sistem daring. Apabila jumlah pendaftar telah mencapai kuota 750 orang, pendaftaran akan otomatis ditutup oleh pengelola wisuda dan pelaksanaan wisuda segera dijadwalkan.

“Setelah wisuda selesai dilaksanakan, pendaftaran akan kembali dibuka dan mekanisme ini akan berlangsung secara berkelanjutan. Sistem ini bersifat fleksibel dan memungkinkan pelaksanaan wisuda lebih dari satu kali dalam satu bulan, bergantung pada terpenuhinya kuota peserta. Kebijakan ini memberikan kepastian waktu bagi mahasiswa karena tidak lagi harus menunggu periode wisuda tertentu,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, wisudawan-wisudawati yang memakai selempang dengan tulisan “Cumlaude” khusus yang memiliki IPK mulai 3,50. Wisuda bukanlah akhir untuk berhenti belajar, namun sebaliknya ilmu yang sudah anda dapatkan di kampus ini digunakan untuk kemaslahatan umat manusia dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin komplek ke depan.

“Gunakan Ilmu yang didapat sebagai bekal dalam berkompetisi di dunia kerja dan menghadapi perubahan dunia yang begitu cepat,” katanya.

Dr. Herman menyebut bahwa, belajar merupakan peristiwa mental, proses internal yang tidak hanya melibatkan hubungan stimulus dan respon tapi lebih dari itu, bahwa belajar merupakan aktivitas yang melibatkan kegiatan berpikir yang kompleks dan juga dorongan mental yang dikendalikan oleh otak dan ketulusan hati untuk diniatkan membantu sesama.

“Kami berharap kepada anda semua bisa sukses dalam kehidupan, untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Untuk itu, siapkan dan pantaskanlah diri anda sebelum kesempatan itu datang. Bekali diri dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang memadai, agar anda bisa lebih baik, selalu kreatif, inovatif dan adaptif terhadap pembaruan dan mampu menyesuaikan diri dari berbagai tantangan dan keadaan yang kurang mendukung,” tutupnya.

Program Pascasarjana hingga Diploma Tiga yang berasal dari 14 fakultas di lingkungan UHO. Secara rinci, capaian kelulusan hari ini mencatat prestasi membanggakan, di mana terdapat dua lulusan yang berhasil meraih IPK sempurna 4,00

Secara umum, komposisi lulusan hari ini didominasi oleh jenjang Sarjana (S1), namun juga diikuti oleh lulusan Doktor (S3), Magister (S2), dan Diploma Tiga (D3).

  • Pascasarjana: 9 Doktor dan 66 Magister.
  • Fakultas Terbanyak: FMIPA (67 orang), FISIP dan Farmasi (masing-masing 58 orang), serta Kedokteran (60 orang).

Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan masa studi menunjukkan kualitas pembelajaran yang konsisten. Fakultas Kesehatan Masyarakat mencatat rata-rata IPK tertinggi untuk jenjang S1 sebesar 3,74, sementara Pascasarjana mencatat capaian luar biasa hingga IPK 4,00.

Dwi Rahmahdania Wisudawan Terbaik
Dalam prosesi ini, nama Dwi Rahmahdania dari Program Studi Penyuluhan Pertanian, Fakultas Pertanian, terpilih sebagai Lulusan Terbaik Tingkat Universitas dengan IPK 3,97 dan masa studi 3 tahun 5 bulan.

Sementara itu, predikat lulusan dengan nilai sempurna diraih oleh:

1. Asran Abdullah (S3 Ilmu Manajemen) dengan IPK 4,00.
2. Danu Dirhamsyah (S2 Manajemen Rekayasa) dengan IPK 4,00.

Berikut adalah daftar lengkap Lulusan Terbaik per Fakultas dan Pascasarjana:

1. Pascasarjana: Asran Abdullah (S3) & Danu Dirhamsyah (S2) – IPK 4,00
2. FKIP: Andi Arlangga – IPK 3,90
3. FEB: Sitti Fatmawati Wulansari – IPK 3,88
4. FISIP: Shelvi Amalia Pratiwi – IPK 3,94
5. FP: Dwi Rahmahdania – IPK 3,97
6. FT: Muhammad Athillah Akram Syarif – IPK 3,77
7. FMIPA: Muhammad Syafii – IPK 3,91
8. FPIK: Azan Barani – IPK 3,40
9. FKM: Zarah Amalia – IPK 3,91
10. FK: Arif Eka Surya – IPK 3,84
11. FPt: Jovanda Dela Rosa – IPK 3,36
12. FHIL: Regita Ananta Septiana – IPK 3,92
13. FF: Amanda Aprianti – IPK 3,76
14. FIB: Aimar Fatur Rahman – IPK 3,95

Pesan Rektor: Wisuda Bukan Akhir Belajar
Dalam sambutannya, Pimpinan Universitas menekankan bahwa wisuda bukanlah titik akhir dari proses belajar, melainkan gerbang menuju pengabdian yang sesungguhnya.

“Wisuda adalah awal untuk mengamalkan ilmu demi kemaslahatan umat. Gunakan ilmu yang didapat sebagai bekal berkompetisi, selalu kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan,” ujar perwakilan pimpinan.

Rektor juga berharap lulusan UHO tidak hanya sukses secara duniawi, tetapi juga bahagia di akhirat, serta mampu menjadi pelopor solusi dalam menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks.

Kepada seluruh wisudawan, pihak universitas juga mengimbau untuk berpartisipasi aktif dalam program Tracer Study melalui laman resmi tracer.uho.ac.id. Data ini sangat penting sebagai indikator kinerja universitas dan bahan evaluasi untuk peningkatan kualitas pendidikan ke depannya.