KENDARINEWS.COM-– Pergantian tahun 2026 membawa semarak khusus bagi Pantai Nambo, Kota Kendari. Sejak pukul 09.00 WITA pada hari Kamis (1/1), bibir pantai eksotis ini dipadati oleh ribuan wisatawan yang datang bersama keluarga dan kerabat, menciptakan suasana meriah yang penuh kehangatan di awal tahun baru.
Bukan hanya pemandangan laut yang memukau, puluhan gazebo yang disediakan secara gratis oleh pemerintah juga terisi penuh dalam sekejap. Bahkan area parkir pun dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul – mulai dari aktivitas memasak bersama, pemanggangan ikan khas lokal, hingga berbagai lomba yang digelar komunitas maupun keluarga sendiri, seperti lomba makan kerupuk dan balap karung yang membuat suasana semakin riang.
Plt. Kadis Pariwisata Kota Kendari, Sasriati, mengungkapkan bahwa popularitas Pantai Nambo sudah mulai terasa sejak liburan Natal lalu, berkat berbagai kegiatan yang digelar dan peningkatan fasilitas yang terus dilakukan. “Untuk tahun baru ini, kami tidak hanya memberikan gazebo gratis dan air bersih yang melimpah, tetapi juga menerapkan konsep Pariwisata Sehat secara optimal,” ujarnya.
Program tersebut mencakup posko kesehatan dan pengamanan yang siap siaga, serta jaminan asuransi bagi setiap pengunjung yang sudah termasuk dalam pembayaran karcis masuk. “Sehingga wisatawan bisa berlibur dengan tenang tanpa khawatir akan kejadian tak terduga,” jelas Sasriati.
Saat wisatawan menikmati liburan, usaha penyewaan tikar oleh masyarakat sekitar juga ramai diperoleh. Dinas Pariwisata bekerja sama dengan kelompok masyarakat sadar pariwisata dalam sistem simbiosis mutualisme – warga mendapatkan penghasilan dari usaha tersebut, sekaligus bertanggung jawab menjaga kebersihan area operasionalnya.
Untuk pendapatan PAD kota, diperoleh dari karcis masuk yang terjangkau: kendaraan roda empat Rp 20 ribu, roda dua Rp 10 ribu, tiket dewasa Rp 10 ribu, dan anak-anak Rp 7 ribu, ditambah pendapatan dari penyewaan aula bila dibutuhkan.
Keamanan di Pantai Nambo dan Pantai Toronipa lainnya mendapat perhatian khusus. Aipda Sarjono dari Brimob mengungkapkan bahwa sebanyak 20 personel telah dikerahkan untuk patroli. “Kami pastikan setiap sudut pantai aman dan teratur, sehingga liburan menjadi nyaman,” katanya.
Narto, salah seorang wisatawan dari Desa Lamomea yang datang bersama belasan anggota keluarga dengan mobil pick-up, sangat puas dengan kondisi Pantai Nambo. “Sekarang jauh lebih baik – bersih, tarif tidak mahal, dan sangat cocok untuk kumpul keluarga besar seperti kami,” ucapnya dengan senyum lebar menggunakan dialek Jawa khasnya.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Pantai Nambo semakin menjadi destinasi pariwisata unggulan yang tidak hanya menarik, tetapi juga aman dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
