KENDARINEWS. COM– Hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) di Universitas Halu Oleo (UHO) berjalan aman dan lancar. Sebanyak 10.075 peserta dipastikan siap mengikuti seleksi untuk memperebutkan kursi masuk perguruan tinggi negeri.
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Dr.Herman, memastikan kesiapan panitia sejak dini guna memastikan tidak ada kendala teknis yang menghambat.
“Alhamdulillah sesi pertama berjalan baik. Kami sudah berkeliling sejak pagi untuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana,” ujar Herman saat konferensi pers di Ruang Rapat Senat Lantai IV UHO, Selasa (21/4/2026)
Ia juga menegaskan bahwa seleksi ini murni dinilai oleh sistem komputer yang transparan dan akuntabel. Tidak ada campur tangan pihak manapun yang bisa mempengaruhi hasil nilai peserta.
“Saya ingatkan kembali, kalau ada yang mengaku bisa membantu meluluskan dengan cara tertentu, itu tidak benar. Seleksi ini murni berdasarkan kemampuan dan nilai, tidak bisa diintervensi,” tegasnya.
Untuk menjaga ketertiban, UHO juga mengerahkan pengawas yang terdiri dari dosen-dosen yang sudah terlatih, didukung oleh tim pengawas pusat agar standar pelaksanaan tetap terjaga.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. La Ode Santiaji, memaparkan data kuota penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Secara total, UHO menyiapkan 9.464 kursi untuk jenjang D3 dan S1 yang terbagi dalam tiga jalur seleksi.
Adapun rincian pembagian kuota tersebut adalah, jalur Prestasi (SNBP): 2.846 kursi, jalur Tes (SNBT): 3.796 kursi, jalur Mandiri: 2.822 kursi
Dari jalur prestasi yang sudah selesai, tercatat 2.434 orang dinyatakan lolos. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.275 orang merupakan penerima manfaat program KIP-Kuliah, serta 753 orang lainnya memenuhi kriteria bantuan dari Kementerian Sosial.
Hasil ujian UTBK-SNBT sendiri rencananya akan diumumkan pada akhir Mei 2026 mendatang. Pihak kampus berharap seluruh rangkaian ujian dapat berjalan mulus hingga hari terakhir pelaksanaan.
